Ini Kata Salim Segaf al Jufri soal Ibu Kota Negara Baru

Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera atau PKS bersikukuh menolak pemindahan ibu kota negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Sikap partai ini diperkuat pernyataan  Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf al Jufri.

Dilihat di akun Twitternya, @salimsegaf politisi PKS ini menegaskan bahwa sejarah Indonesia menunjukkan pembangunan proyek-proyek mercusuar selama ini berisiko mengorbankan kesejahteraan rakyat.

“Sejarah Republik Indonesia menunjukkan, proyek-proyek mercusuar berisiko mengorbankan kesejahteraan rakyat,” tulisnya, Senin, 17 Januari 2022.

Salim Segaf al Jufri mengingatkan bahwa legacy seorang pemimpin adalah kesejahteraan dan bukan bangunan fisik yang justru akan membebani generasi mendatang.

“Mengapa kita tidak belajar dari sejarah, bahwa legacy utama pemimpin adalah kesejahteraan dan keamanan rakyat? Bukan bangunan fisik yang jadi beban generasi mendatang,” katanya.

Dia juga menautkan di cuitannya sejumlah alasan PKS menolak pemindahan IKN dalam bentuk infografis.

Disebutkan di sana, alasan pemindahan  ibu kota negara belum cukup kuat dan terkesan dibuat-buat. PKS menolak alasan pemerintah atas pemindahan ibu kota karena tidak relevan.

Baca juga: Ini yang Ditunjuk Sebagai Satgas Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Baru

Mengutip Bappenas tahun 2019, terdapat sejumlah alasan IKN perlu dipindahkan, yakni Jakarta sudah tidak memiliki daya dukung untuk mengatasi kepadatan penduduk, polusi, keterbatasan air bersih, kemacetan lalu lintas dan sebagainya.

PKS membantah hal itu. Karena calon ibu kota negara baru pun mengalami hal serupa, banjir melanda pedesaan di sekitar titik ibu kota negara dan keterbatasan air bersih hingga sekarang.

Alasan berikutnya adalah upaya pemerataan pembangunan antara Jawa dan luar Jawa. PKS membantah. Berdasarkan simulasi computable general equilibrium (model CG3) INDEF pemindahan IKN tidak berdampak dan kecil terhadap gross domestik product (GDP) riil nasional, yakni bernilai 0,02 persen untuk jangka pendek dan 0,00 persen untuk jangka panjang.

Alasan lainnya, yakni untuk mengubah mindset pembangunan dari model pembangunan Jawa sentris menjadi Indonesia sentris. PKS membantah. Pembangunan Indonesia sentris tidak harus pindah IKN, apalagi APBN tidak sedang sehat karena defisit 4,65 persen terhadap PDB, utang 41,4 persen terhadap PDB dan masalah kesinambungan fiskal (indikator kerentanan utang melampaui batas). []

    

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Polemik Pernyataan Jusuf Kalla, PP GMKI Minta Kader dan Eks Ketum Taat Konstitusi Organisasi

Jakarta – Polemik pernyataan Jusuf Kalla yang disampaikan dalam...

Kabar Duka, Mihoko Nakamura Istri Bungaran Saragih Wafat di Usia 81 Tahun

Jakarta – Kabar duka datang dari keluarga Prof. Bungaran...

Penrad Siagian Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Langkat, Tekankan Persaudaraan dalam Keberagaman

Langkat — Anggota DPD RI, Penrad Siagian, menggelar Sosialisasi...

Pdt. Penrad Siagian Gelar Sosialisasi MPR di Gurila, Tekankan Gotong Royong dan Persatuan

Siantar — Anggota DPD RI, Pdt. Penrad Siagian, menggelar...

BGN Sebut Kebutuhan 19 Ribu Sapi untuk MBG Hanya Simulasi

Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana meluruskan...

ASN Latihan Militer, Menhan Bilang untuk Komponen Cadangan

Jakarta – Sebanyak 1.773 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari...

Ketua FKUB Apresiasi Pematangsiantar Peringkat 4 Kota Toleran

Pematangsiantar- Kota Pematangsiantar meraih peringkat ke-4 Kota Toleran di...

Bupati Tolikara Buka Ujian SMP Serentak Se-Kabupaten Tolikara di Karubaga

Karubaga – Bupati Willem Wandik secara simbolis membuka pelaksanaan...

Ariel NOAH Lepas Single Dulu Kita Masih Remaja Sebagai Penyanyi Solo

Jakarta - Ariel NOAH kembali mencuri perhatian publik dengan...

Aku Jeje Rilis Single Bila, Pelukan Musik untuk Mereka yang Bertahan

Jakarta - Penyanyi sekaligus penulis lagu Aku Jeje kembali...

Berita Terbaru

Popular Categories