Tren Berwisata Mengalami Perubahan Selama Pandemi

Jakarta – Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Nia Niscaya mengatakan tren berwisata saat pandemi Covid-19 telah mengalami perubahan.

Nia menyebutkan, sejak terjadi pandemi, frekuensi orang untuk bepergian mengalami penurunan. Namun, durasi waktu untuk tinggal di suatu tempat menjadi lebih lama.

“Sekarang frekuensi bepergian jarang, tapi tinggalnya lebih lama kayak bisa lebih dari seminggu,” ujar Nia dalam webinar dikutip Opsi, Jumat, 26 Oktober 2021.

Nia juga mengatakan saat ini masyarakat lebih nyaman bepergian dengan seseorang yang lebih dikenal dan tahu tentang riwayat kesehatannya.

Tak hanya itu, harga tiket sekarang tidak menjadi perhatian utama lagi. Menurut Nia, masyarakat lebih memilih transportasi yang menerapkan protokol standar kesehatan yang baik.

“Sekarang orang lebih nyaman kalau bepergian dengan yang sudah tahu temannya, dia sehat. Kalau dulu kan harga yang jadi perhatian pertama, sekarang protokolnya,” kata Nia.

Dalam memesan tiket dan hotel, masyarakat juga lebih banyak mencari yang terdapat jaminan uang kembali atau bisa mengatur jadwal ulang.

“Refund, reschedule, itu yang menentukan orang dalam memilih perjalanannya karena kalau sewaktu-waktu peraturan berubah tiket bisa di- refund atau reschedule ,” kata Nia.

Berdasarkan data per 9 November 2021, dalam Airbnb`s 2021 Winter Release, banyak tamu yang melakukan perjalanan dengan durasi yang lebih lama, bepergian ke lebih banyak lokasi dan tinggal di mana saja menggunakan Airbnb. 20 persen dari seluruh pemesanan penginapan Airbnb pada bulan Juli dan September 2021 memilih menginap untuk jangka waktu satu bulan bahkan lebih, dan hampir setengahnya (45 persen) menginap dalam jangka waktu setidaknya satu minggu.

Sementara itu, Nia mengatakan dalam rangka memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, pemerintah mempersiapkan tatanan kenormalan baru di sektor parekraf, mempersiapkan destinasi wisata dan membangun kepercayaan publik, juga meningkatkan minat wisatawan dan menciptakan daya tarik. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Formasi Laporkan 9 Hakim MK ke MKMK Terkait Perkara Ijazah Gibran

Jakarta, OPSI.ID - Mahasiswa Indonesia (Formasi) melaporkan sembilan hakim Mahkamah...

Polri Bersama Masyarakat: Ujian Besar Kepemimpinan Kapolri Suyudi Ario Seto

Oleh: Firman Jaya Daeli (Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia...

Bupati Tolikara Dorong Pengrajin Terus Berinovasi, Karya Lokal Tampil di Kriyanusa 2026

Jakarta, Opsi.id  — Beragam karya kreatif masyarakat Tolikara tampil...

DPRK Tolikara Gelar Sidang Paripurna Pembahasan dan Penetapan APBD Perubahan 2026

Tolikara, Opsi.id - DPRK Tolikara menggelar Rapat Paripurna Pembahasan...

‎Imbas UU DKJ: DPRD DKI Bakal Temui DPR RI, Bahas Penambahan Kursi Dewan di Jakarta

Jakarta - DPRD DKI Jakarta akan melakukan audiensi dengan...

Pasek Suardika Bongkar Misteri di Balik Reshuffle Kabinet Prabowo: Ada Pergeseran Peta Kekuasaan?

JAKARTA, Opsi.id – Reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo...

Mudgarden, Unit Rock Belia di Balik Single Debut Bertajuk Berag

Jakarta - Dunia permusikan tanah air kembali kedatangan angin...

Synchronize Fest 2026 Setia dengan Semangat It’s Not Just A Festival, It’s A Movement

Jakarta - Memasuki tahun penyelenggaraan ke-sebelas, festival musik multi-genre...

Berita Terbaru

Popular Categories