Tekanan Uruguay
Memasuki babak kedua, pelatih Uruguay Marcelo Bielsa melakukan dua pergantian pemain yang mengubah jalannya pertandingan.
Salah satu keputusan pentingnya adalah menarik keluar striker Darwin Núñez, yang tampil kurang efektif sepanjang babak pertama.
Uruguay kemudian meningkatkan intensitas serangan dan terus menekan pertahanan Arab Saudi.
Gelandang Manuel Ugarte hampir mencetak gol penyama kedudukan, tetapi tendangannya berhasil ditepis kiper Mohammed Al Owais hingga membentur tiang gawang.
Tekanan tanpa henti Uruguay akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-80.
Setelah Al Owais menepis sundulan Federico Viñas, bola liar jatuh ke kaki Maxi Araujo yang dengan tenang menyarangkannya ke gawang untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Meski kebobolan, Al Owais tetap menjadi pahlawan Arab Saudi.
Kiper berusia 33 tahun tersebut mencatatkan sembilan penyelamatan sepanjang pertandingan.
Termasuk menggagalkan peluang emas Federico Valverde pada masa injury time.
Penampilan impresifnya membuat Al Owais dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan.
Núñez Jadi Sorotan
Performa Darwin Núñez kembali menjadi perhatian.
Penyerang yang kini bermain di Arab Saudi itu kesulitan memberikan dampak.
Hanya mencatatkan delapan sentuhan bola sepanjang babak pertama sebelum ditarik keluar saat jeda.
Baca juga: Spanyol vs Cape Verde: Raksasa Eropa Hadapi Debutan Nekat di Piala Dunia 2026
Uruguay justru tampil jauh lebih hidup setelah sang striker digantikan. Sebuah situasi yang bisa menjadi bahan pertimbangan Bielsa untuk laga berikutnya.
Persaingan Grup H
Hasil imbang ini membuat persaingan Grup H semakin menarik. Terutama setelah Tanjung Verde sebelumnya secara mengejutkan menahan imbang Spanyol 0-0.
Klasemen sementara menempatkan seluruh tim di Grup H dengan koleksi satu poin. Peluang lolos ke babak gugur masih terbuka lebar bagi semua peserta.
Jadwal Berikutnya
Saudi Arabia akan menghadapi Spanyol di Atlanta, sedangkan Uruguay bertemu Cape Verde di Miami.
Bagi Arab Saudi, satu poin ini menjadi modal penting dalam upaya mereka mencapai babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 1994. []

