Yuke Yurike Minta Dinas Perumahan DKI Tata Kampung Kumuh Secara Tepat Sasaran

Jakarta – Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta Yuke Yurike berpendapat, program penataan kampung kumuh di Jakarta belum tepat sasaran. Musababnya, pihak terkait masih berfokus pada perbaikan infrastruktur fisik.

‎Hal tersebut dikatakan Yuke Yurike usai mengevaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI Jakarta Tahun Anggaran 2025 bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta, Rabu April 2026.

‎Yuke meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui DPRKP agar mengintegrasikan aspek pemberdayaan ekonomi dan sosial.

‎Menurut politisi PDI Perjuangan (PDIP) ini, dibutuhkan pemetaan ulang dalam penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2026 dan 2027. Agar berdampak nyata bagi kesejahteraan warga.

‎”Dinas perumahan harus betul-betul secara cermat bekerja sama lintas sektor untuk memetakan wilayah mana yang harus ditata,” ujar Yuke di gedung DPRD DKI Jakarta dikutip Jumat, 24 April 2026.

Data Lapangan Tidak Sinkron

‎Lebih lanjut Yuke menerangkan, selama ini masih terdapat ketidaksinkronan data di lapangan. Semisal, terdapat wilayah yang sudah ditata namun tetap dianggap kumuh. Sementara wilayah yang benar-benar membutuhkan bantuan justru belum terdata.

‎“Hal itu jangan sampai ada yang terlewat,” ujar Yuke.

‎Dalam hal ini, Yuke meminta program Community Action Plan (CAP) dan Collaborative Implementation Program (CIP) yang menjadi instrumen utama penataan kampung di Jakarta perlu dievaluasi. Salah satunya, harus diukur dengan Key Performance Indicator (KPI) yang jelas, termasuk setelah hingga penataan dan pemeliharaannya.

‎Terlebih, ujar Yuke, masyarakat dilibatkan langsung dalam merumuskan konsep penataan. Maka hal itu membuat warga merasa memiliki dan bertanggung jawab menjaga lingkungannya.

‎”Kita pinginnya tidak hanya secara infrastruktur saja, seperti sanitasi atau saluran. Tapi yang kita ingin satu kampung itu bisa berdaya secara ekonomi, ada pembinaan. Dan pemberdayaan sosial untuk remaja maupun anak-anak di sana,” tutur Yuke.

‎Dengan demikian, Komisi D berencana melakukan peninjauan langsung ke beberapa titik lokasi penataan.

‎Tujuannya untuk memetakan proyek yang dianggap berhasil, setengah berhasil, hingga wilayah yang sama sekali belum tersentuh bantuan.

‎“Mudah-mudahan sebelum pembahasan lebih lanjut untuk 2027, kita bisa meninjau dan melihat setiap wilayah sehingga penataan RW atau kampung kumuh itu betul-betul kita bisa kaji ulang, sudah tepat apa belum programnya atau memang harus dievaluasi ataupun mungkin ditambah,” kata Yuke Yurike. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Iman J-Rocks dan Shenyliega Hadirkan Single Duet Maumu Apa

Jakarta - Kolaborasi musikal penuh warna hadir lewat duet...

Penyanyi Solo, Baidowi Rilis Single Menginginkanmu

Jakarta - Penyanyi solo. Baidowi kembali hadir dengan karya...

Annisa Dalimunthe dan Ikmal Tobing Sambangi Sekolah Dasar untuk Sebar Rasa Nasionalisme

Jakarta - – Penyanyi cilik Annisa Dalimunthe bersama drummer...

Sidang Uji Materi UU Pelindungan Data Pribadi di MK Ditunda, Pardamean Sihombing: Dijadwal Ulang 11 Agustus

JAKARTA, Opsi.id  – Mahkamah Konstitusi (MK) menunda sidang lanjutan...

Prabowo Perintahkan Bahlil Atasi Pemadaman Listrik, Harga BBM Subsidi Tetap Tak Naik

JAKARTA, Opsi.id  – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kementerian Energi...

Lansia di Deli Serdang Tewas Dibunuh, Oknum Polisi Ditangkap Polisi

Penulis: Rahmat Hidayat DELI SERDANG, Opsi.id  – Misteri kematian seorang...

Dukcapil Catat 764 Warga Indonesia Bernama ‘Indonesia’, Ribuan Lainnya Bernama Merdeka dan Garuda

JAKARTA, Opsi.id  – Fakta unik terungkap dalam Rapat Koordinasi...

Berita Terbaru

Popular Categories