Jakarta – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari, menyoroti perubahan besar dalam lanskap media di Indonesia, terutama peran media sosial yang kini dinilai semakin menyerupai media massa.
Menurut Qodari, ekosistem media saat ini sudah jauh berbeda dibandingkan satu hingga dua dekade lalu. Kehadiran media sosial telah mengubah cara informasi diproduksi dan dikonsumsi masyarakat.
“Lanskap media kita sangat berbeda dengan 10 hingga 20 tahun yang lalu. Selain media massa, ada juga media sosial yang hari ini sebagian berperilaku seperti pers,” ujarnya usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin, 27 April 2026.
Perbedaan Aturan Jadi Tantangan
Qodari menilai kesamaan peran tersebut justru menghadirkan tantangan baru, terutama karena perbedaan aturan antara media massa dan media sosial.
Ia menegaskan, kondisi ini perlu menjadi perhatian ke depan, mengingat dampaknya terhadap arus informasi di ruang publik.
Karier Qodari di Lingkar Pemerintahan
Sejak pemerintahan Prabowo Subianto dimulai pada 20 Oktober 2024, Qodari tercatat telah menempati beberapa posisi strategis.
Terbaru, ia dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah menggantikan Angga Raka Prabowo.
Sebelumnya, Qodari menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), sebelum posisi tersebut diisi oleh Dudung Abdurachman. Ia juga pernah menjabat Wakil Kepala KSP mendampingi A. M. Putranto.
Perjalanan karier tersebut menunjukkan peran Qodari yang cukup sentral dalam komunikasi pemerintahan di era saat ini.[]


