Waskita Karya Kebut Proyek Sekolah Rakyat di Empat Provinsi, Kerahkan 11 Ribu Pekerja

Jakarta – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mempercepat sejumlah proyek Sekolah Rakyat (SR) di Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan mengerahkan sekitar 11 ribu pekerja. Seperti diketahui, Perseroan dipercaya mengerjakan lima SR di provinsi tersebut, mulai dari Kabupaten Tana Toraja, Sidrap, Wajo, Soppeng dan Barru.

‎Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko mengatakan, secara keseluruhan, realisasi pembangunan proyek itu telah menembus 81,61 persen.

‎Ia menargetkan, fasilitas pendidikan ini akan rampung dan bisa segera beroperasi pada Juli mendatang. Paulus menekankan, Waskita secara tegas tetap mengutamakan kualitas dalam pembangunannya.

‎”Baik dari segi material maupun struktur bangunannya, karena bangunan sekolah ini harus bisa bertahan lama untuk dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Paulus dalam keterangan resmi dikutip Selasa, 9 Juni 2026.

‎Ia memastikan, tim di lapangan berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan SR secepat mungkin dengan tetap memperhatikan pada standar mutu dan keamanan kerja. Mereka disebut bekerja siang dan malam secara bergantian tanpa kenal lelah.

‎”Dedikasi tinggi dan kerja keras ribuan pekerja menjadi ujung tombak keberhasilan proyek. Bagi mereka menyukseskan Program Prioritas Pemerintah ini merupakan tujuan utama,” kata dia.

‎Selain mengerjakan SR di provinsi  Sulawesi Selatan, Perseroan dipercaya menjalankan konstruksi SR di tiga provinsi lainnya, di antaranya SR Jawa Timur 1 di Kabupaten Gresik, Sampang, Tuban, Jombang, serta Kota Surabaya.

‎Berikutnya SR Sumatra Selatan 1 di Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, dan Empat Lawang. Lalu SR Aceh 2 di Kota Subulussalam serta Nagan Raya.

‎Paulus mengungkapkan, SR di Sulawesi Selatan dikerjakan sebanyak 3.498 orang. Sementara di SR Jawa Timur dikerjakan hampir 4.000 orang.

‎Selanjutnya di SR Sumatera Selatan dikarjakan oleh 2.291 orang. Lalu pada SR Aceh dikerjakan sebanyak 1.571 orang.

‎”Total seluruh pekerja di proyek SR menembus 11.272 orang. Termasuk di dalamnya merupakan tenaga kerja lokal,” ucapnya.

‎Ia menekankan, Waskita akan terus menyerap tenaga kerja lokal lebih banyak lagi untuk menyelesaikan proyek. Dengan begitu tidak hanya menghadirkan manfaat luas bagi sosial ekonomi, tapi juga menggerakkan sektor informal, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

‎“Bagi Waskita, pengerjaan gedung SR bukan sekadar menyelesaikan tugas, upaya membangun masa depan bangsa. Proyek ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pemerataan akses pendidikan yang layak dan berkualitas, tapi juga investasi jangka panjang untuk anak-anak Indonesia dalam proses belajar mengajar yang merupakan penentu masa depan bangsa,” ujarnya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Tiara Andini Comeback Lewat Ballad Tulang dan Nadi

Jakarta - Setelah menutup era album Edelweiss dan showcase...

CFD Semarakkan HUT ke-81 RI, Wali Kota Wesly Ajak Warga Rawat Semangat Kemerdekaan

PEMATANGSIANTAR, Opsi.id  – Suasana kawasan Lapangan Adam Malik, Kota...

Polisi dan Damkar Padamkan Api yang Membakar Lahan Seluas 2 Hektare di Maros

Maros, OPSI.ID - Kebakaran lahan warga terjadi di Dusun...

Bambang Harimurti Beri Peringatan Keras di DPR: Jangan Sampai RUU Perampasan Aset Jadi Senjata Politik

JAKARTA, Opsi.id  – Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset...

Gila! Kue Pernikahan Ini Beratnya 500 Kg, Dibuat 4 Bulan dengan 33.000 Kelopak

JAKARTA, Opsi.id  — Sebuah kue pernikahan raksasa karya pastry...

Monetisasi YouTube Makin Sulit, Syarat Jam Tayang Naik Jadi 8.000 Jam

JAKARTA, Opsi.id  — YouTube memperketat syarat monetisasi bagi kreator...

Berita Terbaru

Popular Categories