‎Pedemonstran Tertahan Barikade TNI-Polri, Tidak Tembus Suarakan Aspirasi di Bundaran HI

‎Jakarta – Massa aliansi mahasiswa tertahan di depan Thamrin Nine Jalan Jenderal Sudirman ketika akan melakukan unjuk rasa menuju ke Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Jumat, 12 Juni 2026.

‎Sekitar ribuan pedemonstran yang hendak ke Bundaran HI untuk mengkritisi kebijakan rezim Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, terhalang oleh barikade Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan aparat kepolisian RI (Polri).

‎Massa yang ditahan jalannya oleh aparat gabungan TNI dan Polri ini berasal dari sejumlah kampus ternama Indonesia.

‎Sebelum sampai di Jalan Jenderal Sudirman, massa dari Universitas Indonesia (UI) terpantau sempat tertahan di kawasan Semanggi hingga Dukuh Atas. Ada 14 bus sebagai kendaraan mereka dihadang oleh aparat.

‎Terpaksa mereka berinisiatif untuk long march meninggalkan kendaraan.

‎Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan mengatakan meski mengaku menghadapi berbagai hambatan, mahasiswa tidak akan membatalkan aksi.

‎Kata dia, pedemonstran tetap memilih Bundaran HI sebagai lokasi penyampaian aspirasi karena dianggap sebagai ruang publik yang dapat diakses masyarakat luas.

‎”Terkait pertanyaan apakah aksi akan tetap dilakukan, jawabannya adalah ya. Kami tetap akan beraksi di Bundaran HI. Kami memilih melakukan long march menuju Tugu Tani untuk mengonsolidasikan massa yang terpisah, bukan untuk mengalihkan aksi ke DPR maupun lokasi lain,” kata dia.

‎Sebagai informasi, Massa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar demonstrasi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, dengan membawa 5 tuntutan utama terkait kondisi ekonomi dan pemerintahan.

‎Tuntutan tersebut meliputi menghentikan pemborosan APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, mencabut kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) atau membatalkan pemotongan gaji.

‎Kemudian mereka juga mendesak terkait pembukaan lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Mahasiswa juga menuntut pemerintah untuk mengakui bahwa negara saat ini sedang berada dalam kondisi krisis. []

‎

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Arda Hatna Bahas Kebaikan, Kesabaran, dan Keyakinan di Single Matematika Tuhan Berbeda

Jakarta - Perjalanan kreatif seorang seniman sering kali berakar...

‎PAM JAYA Raih Penghargaan Kearsipan 2026, Kantongi Predikat AA Sangat Memuaskan

Jakarta - Di balik layanan air minum perpipaan yang...

Berkarya Lewat Nama ASTRI, Rahmania Astrini Rilis Single Ini Bukan Cinta

Jakarta - Penyanyi solo sekaligus penulis lagu yang telah...

Polusi Udara Makassar Memburuk, Polres Pelabuhan Bagikan 1.000 Masker Gratis

Makassar, OPSI.ID - Kualitas udara di Kota Makassar, Sulawesi...

Bupati Tolikara Imbau Warga Waspadai Dampak El Nino, Ingatkan Hemat Air dan Cegah Kebakaran

TOLIKARA, Opsi.id – Bupati Tolikara, Willem Wandik, mengimbau masyarakat...

Inovasi H-CORE Mahasiswi ITPLN Raih Penghargaan, Bisa Konversi Bensin ke Hidrogen Tanpa Ganti Mesin

Jakarta — Mahasiswa Institut Teknologi PLN (ITPLN), Jasmine Aleyda...

Berita Terbaru

Popular Categories