Catatan Judistira Hermawan Usai Tinjau Fasilitas Pengolahan Sampah RDF Rorotan

Jakarta – Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta menyoroti sejumlah kendala yang masih menghambat optimalisasi RDF Plant Rorotan, Jakarta Utara (Jakut). Padahal, fasilitas pengolahan sampah tersebut dinilai telah memiliki kapasitas besar untuk mengurangi ketergantungan Jakarta terhadap TPST Bantargebang di Bekasi, Jawa Barat.

Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan mengatakan RDF Rorotan merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama DPRD untuk menekan volume sampah yang dikirim ke Bantargebang, Kota Bekasi.

“Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta hadir di RDF Rorotan. Ini adalah upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta untuk mengurangi sampah yang selama ini dikirim ke Bantargebang,” kata Judistira dalam keterangannya, dikutip Senin, 15 Juni 2026.

Dalam kunjungan tersebut, kata Judistira, Pansus ingin mengetahui berbagai hambatan yang membuat RDF Rorotan belum beroperasi secara maksimal. DPRD menargetkan fasilitas itu dapat mengolah 1.500 hingga 2.000 ton sampah per hari dalam satu tahun ke depan.

“Nah, tentu hari ini Pansus hadir untuk mencari tahu apa kendalanya sehingga kami harapkan dalam satu tahun ke depan RDF Rorotan bisa maksimal mengolah sampah paling tidak 1.500 sampai 2.000 ton per hari,” ujar anggota Komisi D DPRD DKI dari Fraksi Golkar itu.

Judistira menjelaskan, kendala utama yang ditemukan bukan berasal dari teknologi maupun mesin pengolahan sampah. Berdasarkan hasil peninjauan, RDF Rorotan memiliki tiga lini pengolahan dengan kapasitas masing-masing sekitar 800 ton sampah per hari atau total mencapai 2.400 ton per hari.

Saat kunjungan berlangsung, dua lini pengolahan terlihat beroperasi, sementara satu lini lainnya sedang menjalani perawatan rutin.

“Kelihatannya karena ada catatannya, salah satunya infrastruktur. Saya kira kendalanya lebih kepada faktor eksternal,” ujar Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta itu.

Menurutnya, akses jalan menuju RDF Rorotan masih menjadi perhatian karena belum sepenuhnya memadai untuk mendukung mobilitas armada pengangkut sampah dari berbagai wilayah Jakarta.

Karena itu, DPRD berencana mendorong percepatan penanganan infrastruktur melalui koordinasi dengan Dinas Bina Marga.

“Pada saat rapat kerja di Komisi D nanti kami akan meminta kepada Dinas Bina Marga terkait ruas yang ada di kawasan KBT yang menghubungkan Jakarta Timur dan Jakarta Utara agar segera ditangani sehingga armada Dinas Lingkungan Hidup yang mengangkut sampah bisa mendapatkan akses yang lebih baik, dan pengiriman sampah ke RDF Rorotan berjalan lancar,” ucapnya.

Selain persoalan jalan, Pansus juga mencatat keluhan warga terkait armada pengangkut sampah yang melintas menuju RDF Rorotan. Masyarakat meminta penggunaan truk kompaktor tertutup untuk menghindari bau dan kebocoran air lindi di jalan.

“Memang masyarakat cukup keras ketika yang datang itu truk-truk yang sudah uzur. Air lindinya menetes di jalan dan menimbulkan gangguan. Karena itu masyarakat meminta agar yang masuk ke sini benar-benar armada kompaktor khusus yang tidak menimbulkan bau dan sebagainya,” katanya.

Di sisi lain, Judistira menegaskan, Jakarta tidak bisa hanya bergantung pada satu fasilitas pengolahan sampah. Menurutnya, sejumlah instrumen pengelolaan sampah yang sudah tersedia harus dimaksimalkan sembari menunggu pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik dalam beberapa tahun ke depan.

“Ada beberapa instrumen yang akan kami maksimalkan, yang pertama tentu RDF ini, kemudian RDF yang ada di Bantargebang, kemudian UPK Badan Air, dan juga TPS 3R yang jumlahnya kurang lebih 61 di seluruh DKI Jakarta. Semua itu harus dimaksimalkan untuk menyerap sampah dari masyarakat,” kata Judistira Hermawan. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Solusi Bangun Indonesia Raih Penghargaan di Forum CSR Jawa Barat 2026

Jakarta - Komitmen PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik...

Sambangi Pusat Keramaian, PJR Polda Sulbar Perkuat Keamanan

Mamuju, OPSI.ID - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi...

Boy Latuconsina: Presiden Harus Jujur, Perangkat MBG Belum Siap

Jakarta – Anggota Komite I DPD RI, Bisri As...

Di Depan Imam Masjid, Menteri Agama Minta Jaga Nilai Keislaman

Makassar - Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar menghadiri Ittihad Persaudaraan...

Pesan Gus Muhaimin di PKB Jabar Fest, Politik Harus Menghadirkan Harapan

Bandung – Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar,...

Sabar/Reza Gagal Juara, Alwi Farhan Jadi Penyelamat Indonesia di Australia Open 2026

Sydney, OPSI.ID - Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Mohammad...

Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Taklukkan Wakil China Dua Gim Langsung

Sydney, OPSI.ID - Pebulu tangkis muda Indonesia, Alwi Farhan...

Berita Terbaru

Popular Categories