Luhut Gandeng Akademisi Percepat Transformasi Digital Pemerintahan

JAKARTA, Opsi.id – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) sekaligus Koordinator Tim Percepatan Transformasi Digital Pemerintahan, Luhut Binsar Pandjaitan, mengajak kalangan akademisi dan peneliti berkolaborasi mempercepat pembangunan sistem digital pemerintahan yang terintegrasi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Luhut usai berdiskusi dengan para akademisi dari berbagai perguruan tinggi terkemuka dan peneliti dari sejumlah lembaga think tank nasional, Rabu (29/7/2026).

Pertemuan berlangsung secara luring maupun daring untuk menghimpun berbagai masukan terkait percepatan transformasi digital pemerintahan.

Luhut mengaku menikmati amanah yang diberikan Presiden Prabowo Subianto untuk mengoordinasikan Tim Percepatan Transformasi Digital Pemerintahan.

“Kalau boleh jujur, saya menikmati amanah yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada saya untuk mengoordinasikan Tim Percepatan Transformasi Digital Pemerintahan,” tulis Luhut melalui akun media sosial resminya.

Menurut Luhut, meski manfaat transformasi digital tersebut belum sepenuhnya dirasakan masyarakat saat ini, sistem yang tengah dibangun akan menjadi fondasi penting bagi Digital Public Infrastructure (DPI) Indonesia.

Ia meyakini infrastruktur digital tersebut akan mendukung pemanfaatan bonus demografi digital sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat sasaran, dan mudah diakses masyarakat.

Baca juga: Luhut: Kemiskinan Tak Boleh Jadi Alasan Berhenti Belajar, Anak Tepi Danau Toba Bisa Mendunia

Dalam diskusi tersebut, sejumlah masukan strategis mengemuka, di antaranya pengembangan sistem verifikasi biometrik yang inklusif bagi penyandang disabilitas, serta perlunya percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Satu Data Indonesia dan RUU Ketahanan Siber.

Menurut Luhut, kedua regulasi tersebut diperlukan untuk memperkuat integrasi data antarinstansi agar berjalan lebih mudah, aman, dan bebas hambatan birokrasi.

Selain memaparkan perkembangan sistem digital yang telah dibangun pemerintah, Luhut mengatakan berbagai capaian tersebut juga mendapat apresiasi sekaligus kritik dan masukan konstruktif dari para akademisi.

Baca juga: Luhut Usung Isu Pelestarian Hutan di Nusa Dua Forum, Investasi Hijau Jadi Prioritas Indonesia

Ia menegaskan transformasi digital pemerintahan tidak dapat dikerjakan oleh segelintir orang, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Ini adalah kerja bersama. Karena itu, kami akan terus membuka ruang dialog dan mendengarkan berbagai pandangan agar sistem yang dibangun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Luhut berharap akademisi, peneliti, dan seluruh pemangku kepentingan dapat menjadi bagian dari upaya besar membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, transparan, akuntabel, bebas korupsi, serta mampu memberikan pelayanan publik yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Detik-detik Prabowo Pasang Tanda Pangkat ke 3 Lulusan Terbaik IPDN, Begini Reaksinya

Jatinangor, Opsi.id  — Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Pelantikan...

Prabowo Bangga Anak Buruh dan Petani Jadi Lulusan Terbaik IPDN: Bukti Meritokrasi Berjalan

SUMEDANG, Opsi.id – Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi keberagaman latar...

Aliansi Masyarakat Sipil Sumut Serukan Aksi Kecam Pernyataan “Londo Ireng” Prabowo di Medan

MEDAN, Opsi.id – Sejumlah organisasi masyarakat sipil di Sumatera...

OTT Bupati Pemalang Tambah Daftar Korupsi Kepala Daerah, Jateng Jadi Provinsi Terbanyak Terjaring KPK

JAKARTA, Opsi.id – Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan...

Survei Terbaru: Jika Pilpres Digelar Sekarang, Prabowo Diprediksi Kalah dari Dedi Mulyadi

JAKARTA, Opsi.id – Presiden Prabowo Subianto diperkirakan tidak akan...

Gibran Hormati Pembentukan Kabinet Bayangan: Bagian dari Demokrasi yang Sehat

JAKARTA, Opsi.id  – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons...

Jerat dengan Utang, Pelaku Penipuan Online Eksploitasi Anak di Bawah Umur

Makassar, OPSI.ID - Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak...

Berita Terbaru

Popular Categories