August Hamonangan PSI Desak Pemprov DKI Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah, Masih Banyak Warga Kebingungan

Jakarta – Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) August Hamonangan mengeluhkan perihal banyak warga Jakarta belum siap melakukan pemilahan dan pengolahan sampah secara optimal.

‎Maka itu, dirinya melanjutkan upaya sosialisasi tentang pemilahan dan pengolahan sampah ke masyarakat dalam rangka mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan oleh Jakarta, terutama sampah-sampah organik.

‎Padahal, tenggat waktu 1 Agustus Jakarta harus menghentikan praktik open dumping di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

‎“Terus terang saja, warga kita di banyak tempat masih belum siap melakukan pemilahan dan pengolahan sampah. Bahkan, ada yang kebingungan bagaimana caranya membeda-bedakan jenis sampah untuk memilahnya sebelum dibuang ke tempat sampah,” kata August Hamonangan dalam keterangannya dikutip Kamis, 13 Agustus 2026.

‎”Jadi, kendati tenggat waktu 1 Agustus sudah terlewat, dan Jakarta harusnya hanya bisa membuang sampah anorganik ke Bantargebang, sosialisasi-sosialisasi seputar itu tidak boleh berhenti. Ini harus terus dilanjutkan,” ucapnya menambahkan.

‎Selain pemilahan, August juga menggencarkan sosialisasi untuk membantu warga memahami cara-cara melakukan proses pembuatan kompos dari sisa-sisa sampah organik. Upaya tersebut ia jalankan khususnya di daerah perwakilannya, yaitu Jakarta Selatan (Jaksel).

‎August mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memang mendorong warga untuk melakukan pengolahan sampah baik secara mandiri maupun gotong-royong di lingkungannya. Caranya adalah dengan melakukan composting menggunakan sarana-sarana seperti drum, biopori, sampai dengan maggot,” sambungnya.

‎“Tapi ya tadi, masyarakat juga tidak sedikit masih bingung bagaimana cara untuk melakukannya. Bagaimana cara untuk mendapatkan alat-alatnya, terus cara pemakaiannya seperti apa, dan bagaimana upaya-upaya tersebut bisa berjalan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

‎Berdasarkan pengalaman-pengalaman dan catatan-catatan di lapangan, August mendesak Pemprov DKI Jakarta untuk menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat.

‎“Justru karena Jakarta sudah melewati tenggat waktu itu lah, Pemprov DKI mesti menggencarkan sosialisasi terkait dengan cara-cara melakukan pemilahan dan pengolahan sampah. Jangan sampai warga ditinggalkan sendiri tidak memahami cara-cara untuk melakukannya, dan sampah malah menumpuk karena tidak diolah dan tidak bisa lagi dibuang ke Bantargebang,” tutur August Hamonangan. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Wamenpar Niluh Puspa Sampaikan Selamat dan Sukses atas Festival Etnik Religi Tolikara 2026

TOLIKARA, Opsi.id — Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Niluh...

Menag Nasaruddin Umar Ucapkan Selamat dan Sukses atas Festival Etnik Religi Tolikara 2026

TOLIKARA, Opsi.id — Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr....

Bupati Tolikara Resmi Buka Festival Etnik Religi: Kita Buktikan Papua Miliki Kasih yang Berakar Budaya

KARUBAGA, Opsi.id  — Festival Etnik Religi (FER) Tolikara tahun...

Jawaban Pramono Anung terkait Pembongkaran Tangga JPO di Samping Gedung DPR/MPR

‎Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons kabar...

Tim ITPLN Raih Emas IIICe 2026 Malaysia: Optimalkan Surya, Genjot Produktivitas Lahan

‎Jakarta – Mahasiswa Institut Teknologi PLN (ITPLN) berhasil meraih...

Jelang Festival Etnik Religi 2026, Bupati Wandik Ajak Wisatawan Mancanegara Datang ke Tolikara

KARUBAGA, Opsi.id — Festival Etnik Religi (FERT) Tolikara 2026...

Pansus DPRD DKI Tegaskan Jika Parkir Gratis, Maka Jukir Minta Uang Bisa Ditindak Pidana

‎Jakarta - Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD...

Undangan HUT ke-81 RI Membeludak, Pemerintah Tambah Blok untuk 3.400 Tamu

Jakarta, OPSI.ID - Pemerintah akan memberikan prioritas kepada masyarakat...

Berita Terbaru

Popular Categories