Jakarta, OPSI.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah terus memperkuat kemampuan negara, termasuk dengan mengoptimalkan aset dan kekayaan negara untuk mendukung berbagai kebutuhan masyarakat, terutama dalam penanganan bencana.
Menurut Prabowo, pengelolaan kekayaan negara secara jujur dan optimal akan memperkuat kemampuan pemerintah dalam menyediakan berbagai sarana penanggulangan bencana.
Hal itu disampaikannya saat peluncuran Program PLTS 100 GWp yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (25/8).
Prabowo mengatakan, kemampuan negara mengerahkan berbagai peralatan dan sumber daya dalam menghadapi bencana membutuhkan dukungan anggaran yang kuat.
Karena itu, pemerintah berupaya menekan praktik korupsi sekaligus menutup berbagai celah kebocoran keuangan negara.
“Bagaimana kita sekarang bisa mengatasi masalah, bisa punya ratusan helikopter, bisa mengatasi alat berat kalau kita tidak punya uang? Dari mana uang itu? Uang itu dari yang kita selamatkan dari korupsi-korupsi yang berjalan selama ini. Kita hentikan kebocoran-kebocoran itu. Kita belum puas. Kita harus lebih keras lagi mengelola semua keuangan,” ujar Prabowo.
Ia menegaskan pemberantasan korupsi menjadi salah satu komitmen serius pemerintah. Prabowo mengaku tidak mempermasalahkan adanya pihak yang meragukan kesungguhan pemerintah dalam menjalankan agenda tersebut.
“Walaupun banyak pihak yang selalu nyinyir dan memandang bahwa kita tidak sungguh-sungguh, kita sungguh-sungguh,” tegasnya.
Terkait penanganan bencana dan ancaman El Nino, Prabowo mengatakan dirinya telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah wilayah dan instansi.
Dari hasil pemantauan tersebut, ia menilai koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait telah berjalan efektif.
“Saya sudah keliling ke beberapa tempat, saya cek sendiri, syukur alhamdulillah semua unsur pemerintah daerah, K/L-K/L (kementerian/lembaga), TNI, Polri, BNPB, Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, semua bekerja secara efektif. Sekarang saya kira sudah mulai teratasi, termitigasi,” katanya.
Prabowo menambahkan, kesiapan negara dalam menghadapi bencana terlihat dari pengerahan berbagai sarana dan personel.
Pemerintah telah mengerahkan puluhan helikopter, belasan pesawat, ratusan bor air, ratusan pompa air, serta ribuan personel untuk membantu penanganan di sejumlah wilayah terdampak.
Ia pun mengapresiasi seluruh petugas yang bekerja di lapangan dalam menghadapi berbagai situasi bencana.
“Bencana di Aceh kita selesaikan dalam waktu yang tidak mungkin diperkirakan oleh banyak pihak. Di NTT reaksi kita sangat cepat, sangat masif. Di mana-mana negara kita hadir,” tandas Prabowo. []


