Cirebon – Kepolisian Resor Cirebon Kota menyelidiki aksi pelemparan batu terhadap sebuah bus yang mengangkut suporter sepak bola di ruas Tol Palikanci, tepatnya Kilometer 199.800, di bawah jembatan Blok Nambo Kidul, Desa Astapada, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, Senin (12/10/2026) dini hari. Insiden tersebut menyebabkan dua penumpang mengalami luka lecet dan sejumlah kaca bus pecah.
Bus bernomor polisi B-7599-A itu tengah membawa rombongan suporter dalam perjalanan dari Daerah Istimewa Yogyakarta menuju Cikarang, Kabupaten Bekasi. Rombongan sebelumnya menyaksikan pertandingan sepak bola sebelum bertolak kembali ke daerah asal.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.15 WIB ketika bus melintas di lokasi kejadian. Sejumlah orang yang identitasnya belum diketahui diduga melemparkan batu ke arah kendaraan tersebut.
Akibat serangan itu, kaca depan sebelah kiri dan kaca samping kiri bagian tengah bus mengalami kerusakan. Dua penumpang turut menjadi korban, yakni perempuan berinisial P.R. (23) dan laki-laki berinisial A.A. (25), yang masing-masing mengalami luka lecet.
Setelah kejadian, pengemudi bus melanjutkan perjalanan hingga Gerbang Tol Palimanan untuk menurunkan korban sekaligus melaporkan insiden tersebut kepada petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jawa Barat.
Petugas kemudian membawa kedua korban ke RS Mitra Plumbon untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah menjalani perawatan, keduanya kembali bergabung dengan rombongan yang melanjutkan perjalanan menuju Bekasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Kedawung bersama jajaran Polres Cirebon Kota melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) pada Selasa (13/10/2026). Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.30 hingga 13.00 WIB itu dipimpin Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori.
Petugas melakukan pengecekan lokasi dan mengumpulkan keterangan untuk menelusuri kronologi kejadian serta mencari petunjuk mengenai pihak yang diduga terlibat.
Proses pendalaman turut melibatkan Pamapta Polres Cirebon Kota, Satreskrim, Satintelkam, unit identifikasi Polres Cirebon Kota dan Polresta Cirebon, serta petugas PJR Polda Jawa Barat. Koordinasi antarsatuan tersebut dilakukan untuk mendukung pengumpulan informasi dan kebutuhan penyelidikan.
Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap rangkaian peristiwa dan mengidentifikasi orang-orang yang diduga melakukan pelemparan.
Ia juga mengharapkan masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan insiden tersebut dapat menyampaikannya kepada kepolisian untuk membantu proses pengungkapan perkara.
Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan melalui Kapolsek Kedawung mengimbau masyarakat dan kelompok suporter sepak bola agar menjaga sportivitas serta tidak melakukan tindakan kekerasan yang membahayakan orang lain.
Masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian itu juga diminta segera melapor kepada kepolisian dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, sehingga proses penyelidikan dapat berjalan berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.


