Adu Pendapat Soal Karantina, Susi Pudjiastuti Vs Luhut Pandjaitan Makin Panas

Jakarta – Adu pendapat antara Susi Pudjiastuti dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan kembali memanas. Kali ini, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu menjawab tudingan telah mengadu domba pemerintah dengan masyarakat perihal karantina.

Melalui cuitan di akun Twitter miliknya, Susi Pudjiastuti menampik tudingan tersebut. Menurutnya, ia hanya mempertanyakan adanya perbedaan kebijakan karantina antara masyarakat biasa berbeda dengan para pejabat.

“Masyarakat umum mau karantina gratisan sangat wajar. Saya bertanya bukan mengadu-adu, apa salah mereka kalau mau gratis?” kata Susi Pudjiastuti, dikutip Opsi pada Kamis, 30 Desember 2021.

“Pejabat, Orang penting punya diskresi untuk gratis di rumah sendiri, jadi tidak perlu juga omong di public masyarakat mau gratisan,” ujar dia lagi.

Susi berpendapat, Luhut seharusnya tidak lagi berbicara di ruang publik tentang keinginan masyarakat yang menginginkan karantina gratis. Hal itu, kata dia, justru akan menyakiti rakyat.

“Kalau sudah dapat/buat diskresi .. mbok ya sudah pale dan nikmati. Jangan bicara lagi di publik tentang masyarakat yang maunya gratisan,” kata dia.

“Dont add pain to the injury; jangan tambah lagi bicara orang bertanya, dibilang mengadu adu,” ujar Susi.

Sebelumnya dalam cuitan berbeda, Susi Pudjiastuti mempertanyakan adanya perbedaan kebijakan karantina kesehatan antara pejabat dan rakyat sipil. Ia mengaku heran atas perbedaan tersebut, lantaran virus tidak bisa membedakan kebijakan itu.

“Mohon pencerahan kenapa pejabat dan orang penting boleh karantina di rumah sendiri? Kenapa masyarakat tidak boleh karantina di rumah sendiri?” tulis Susi melalui akun Twitter miliknya, pada 21 Desember 2021 lalu.

“Kenapa perbedaan itu ada karena yang sini pejabat dan sono masyarakat. Seingat saya virusnya sama. Masyarakat mau gratis wajar. Pejabatnya juga boleh gratis di rumah sendiri. Jadi ingat pesawat harus PCR, mobil tidak,” ujar dia lagi.

Menanggapi cuitan tersebut, Luhut Binsar Pandjaitan meminta Susi untuk tidak mengadu domba pemerintah dengan masyarakat dan kelompok miskin dan berada. 

“Jangan dibentrokkan atau diadu-adukan antara pejabat pemerintah, orang berada, dengan rakyat biasa,” ujar Luhut pada Senin, 27 Desember 2021 lalu.

“Saya kira itu tidak arif kalau ada mantan pejabat yang berbicara seperti itu. Kita tahu apa yang harus kita lakukan saat ini dengan pengalaman kita saat ini,” kata dia lagi.

Luhut mengatakan, kebijakan pemerintah terkait karantina kesehatan ditetapkan sesuai saran dan masukan dari berbagai pakar.

Baca juga:  Beda Perlakuan Karantina, Luhut: Jangan Bentrokkan Pejabat dengan Rakyat Biasa!

Baca juga:  Luhut Pandjaitan Tegaskan Kebijakan Karantina Pejabat Dilakukan Terukur

Menurutnya, kebijakan karantina yang diberlakukan oleh pemerintah juga berlaku terhadap pejabat pegawai negeri sipil (PNS) tingkat Eselon.

“Pemerintah betul-betul melakukan dan membuat semua koalisi itu berdasarkan masukkan berbagai pakar. Tidak ada yang kita ngarang sendiri, tidak ada yang kita mau sendiri,” kata Luhut. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

Polemik Pernyataan Jusuf Kalla, PP GMKI Minta Kader dan Eks Ketum Taat Konstitusi Organisasi

Jakarta – Polemik pernyataan Jusuf Kalla yang disampaikan dalam...

Kabar Duka, Mihoko Nakamura Istri Bungaran Saragih Wafat di Usia 81 Tahun

Jakarta – Kabar duka datang dari keluarga Prof. Bungaran...

Penrad Siagian Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Langkat, Tekankan Persaudaraan dalam Keberagaman

Langkat — Anggota DPD RI, Penrad Siagian, menggelar Sosialisasi...

Pdt. Penrad Siagian Gelar Sosialisasi MPR di Gurila, Tekankan Gotong Royong dan Persatuan

Siantar — Anggota DPD RI, Pdt. Penrad Siagian, menggelar...

BGN Sebut Kebutuhan 19 Ribu Sapi untuk MBG Hanya Simulasi

Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana meluruskan...

ASN Latihan Militer, Menhan Bilang untuk Komponen Cadangan

Jakarta – Sebanyak 1.773 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari...

Ketua FKUB Apresiasi Pematangsiantar Peringkat 4 Kota Toleran

Pematangsiantar- Kota Pematangsiantar meraih peringkat ke-4 Kota Toleran di...

Bupati Tolikara Buka Ujian SMP Serentak Se-Kabupaten Tolikara di Karubaga

Karubaga – Bupati Willem Wandik secara simbolis membuka pelaksanaan...

Ariel NOAH Lepas Single Dulu Kita Masih Remaja Sebagai Penyanyi Solo

Jakarta - Ariel NOAH kembali mencuri perhatian publik dengan...

Aku Jeje Rilis Single Bila, Pelukan Musik untuk Mereka yang Bertahan

Jakarta - Penyanyi sekaligus penulis lagu Aku Jeje kembali...

Berita Terbaru

Popular Categories