Banyak Perkara Tak Selesai di KPK, Novel: Kami Punya Keahlian Melihat dengan Jeli

Jakarta – Meskipun sudah menjadi ASN Polri, eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan mengaku masih mempunyai kemampuan dalam mengungkap kasus-kasus dugaan korupsi yang tak kunjung usai di lembaga antirasuah.

Hal itu diungkapkan Novel Baswedan saat berbincang-bincang pada program YouTube mantan Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo Harahap.

Mengutip siaran YouTube itu, pembawa acara melempar pertanyaan kepada Novel mengenai laporan masyarakat terkait kasus korupsi yang selama ini datang ke KPK.

Disitu, Novel dan kawan-kawan ditanyai apakah masih mau melanjutkan laporan yang diketahui tersebut atau tidak. Musababnya, Novel dan 43 mantan pegawai KPK lainnya sudah menjadi ASN di Polri.

“Tapi kami punya keahlian dan kemampuan untuk bisa mengetahui. Kalau di KPK penanganan perkaranya banyak tidak diselesaikan dengan benar, di KPK penanganannya tidak tuntas, itu kami akan tahu,” kata Novel, Sabtu, 11 Desember 2021.

Ketika pindah dari KPK ke Polri, dia menegaskan bahwa dirinya tidak dalam posisi membawa kasus atau laporan masyarakat tertentu. Kendati demikian, Novel meyakini masih dapat mengetahui kasus-kasus yang tidak tuntas di KPK.

“Karena apa, kami punya keahlian untuk melihat hal itu dengan lebih jeli. Itu kelebihannya,” ujarnya.

Dia menjelaskan, saat menjadi penyidik lembaga antirasuah, dirinya tidak bersinggungan langsung dengan laporan masyarakat. Novel mengaku memiliki pemahaman dan pengetahuan terkait hal tersebut.

Menurutnya, penyidik juga sering mendapatkan informasi berkaitan dengan laporan awal kasus-kasus korupsi.

“Walaupun kalau bicara pengetahuan, kami punya banyak pemahaman dan pengetahuan. Karena kami sering mendapatkan informasi-informasi,” tuturnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, pengalaman di KPK akan dijadikan dasar ketika bertugas sebagai ASN di Korps Bhayangkara dalam bidang pencegahan korupsi.

“Sehingga mengerjakan hal-hal yang sifatnya deteksi, monitoring, dan lain-lain bisa lebih optimal karena pernah punya pengalaman penindakan. Itu luar biasa,” ucap Novel Baswedan.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Luhut: Kemiskinan Tak Boleh Jadi Alasan Berhenti Belajar, Anak Tepi Danau Toba Bisa Mendunia

TOBA, Opsi.id  – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut...

INDAHKUS Rilis Single Terbaru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Jakarta - Setelah sukses dengan single "Malu-Malu", penyanyi muda...

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU

Jakarta, Opsi.id – Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Setelah Polri Geledah Rumahnya

Jakarta, Opsi.id  – Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin resmi menerima...

Spanyol Lolos Dramatis ke Semifinal Piala Dunia 2026, Singkirkan Belgia 2-1

Los Angeles, Opsi.id– Spanyol memastikan satu tempat di semifinal...

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Kantusfirmus Lewat Lagu Bintang Magnolia

Jakarta - Setelah lama dikenal sebagai gitaris Efek Rumah...

Penyanyi Solo, Audi Kirana Rilis Album Debut Teenagerism

Jakarta - Penyanyi dan penulis lagu rock asal Jakarta,...

Berita Terbaru

Popular Categories