Berang Tak Becus Atasi Persoalan Minyak Goreng, Jokowi Mania Sentil Mendag Muhammad Lutfi

Jakarta – Relawan Jokowi berang melihat ketidakbecusan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam mengelola harga eceran minyak goreng.

Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (JoMan), Immanuel Ebenzer alias Noel menilai Mendag tidak serius mengurus persoalan minyak goreng tersebut.

Noel menegaskan, dalam hal ini Polri harus Polri turun tangan. Sebab, lanjutnya, Presiden Joko Widodo sudah menyampaikan agar harga minyak goreng turun.

“Ini mainan kartel CPO-lah. Mereka sengaja mengatur harga. Sudah jelas Presiden minta harga turun, ini kok malah jadi langka,” kata Noel meneruskan keterangan tertulisnya, Senin, 14 Februari 2022.

Berdasarkan data yang diterimanya, di lapangan ada banyak penimbunan minyak goreng.

Tak hanya itu, kata dia, ditemukan pula antrean kapal pengangkut cpo yang mengantri di laut.

“Seakan akan, mereka enggan untuk mengolah CPO minyak goreng,” ujarnya.

Lebih lanjut, Noel menyebut bahwa fakta tersebut memperlihatkan dengan jelas kegagalan Mendag Muhammad Lutfi dalam mengatasi persoalan tersebut.

“Sudah waktunya ada satgas pangan gabungan penegak hukum. Negara tak boleh kalah dalam aksi kartel minyak goreng ini,” tuturnya.

Oleh sebab itu, dia mengaku heran dengan kegagalan Mendag tersebut. Lantas dia menyebut bahwa Menteri yang mengaku profesional itu tak mempunyai leadership atau kemampuan manajerial yang baik.

“Dia bekerja ketika ada perintah. Pemimpin yang baik selalu melakukan antisipasi bukan seperti pemadam kebakaran,” ucap Noel, Aktivis 98.

Dalam Peraturan Menteri Perdagangan No 6 Tahun 2022, HET minyak goreng diatur dengan rincian minyak goreng curah sebesar Rp 11.500 per liter, kemasan sederhana sebesar Rp 13.500 per liter, dan kemasan premium sebesar Rp 14.000 per liter.

Kebijakan HET ini mulai berlaku sejak 1 Februari 2022 dan sekaligus mencabut Permendag Nomor 3 Tahun 2022.

Selama kurun waktu empat bulan lebih, lonjakan harga minyak goreng di dalam negeri melesat tanpa kendali. Sejak dua bulan terakhir, minyak goreng juga berkontribusi besar terhadap inflasi.

Meroketnya harga minyak goreng di Indonesia ini jadi ironi, mengingat pasokan minyak sawit di Indonesia selalu melimpah.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Setelah Polri Geledah Rumahnya

Jakarta, Opsi.id  – Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin resmi menerima...

Spanyol Lolos Dramatis ke Semifinal Piala Dunia 2026, Singkirkan Belgia 2-1

Los Angeles, Opsi.id– Spanyol memastikan satu tempat di semifinal...

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Kantusfirmus Lewat Lagu Bintang Magnolia

Jakarta - Setelah lama dikenal sebagai gitaris Efek Rumah...

Penyanyi Solo, Audi Kirana Rilis Album Debut Teenagerism

Jakarta - Penyanyi dan penulis lagu rock asal Jakarta,...

Project Pop Bakal Gandeng NPD hingga Inul di Konser Perayaan HUT 30 Tahun

Jakarta - Menandai tiga dekade perjalanan di belantika musik...

Aktivis Jakarta SGY Diminta Jadi Motor Perubahan Menuju Kota Global

Jakarta – Aktivis Jakarta sekaligus Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati...

‎Mahfud MD Dukung Polri vs Kejagung Saling Berlomba Bongkar Korupsi

Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan...

Rachmat Gobel Wafat, Jokowi Melayat

Jakarta, Opsi.id -  Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)...

Berita Terbaru

Popular Categories