Bobby Nasution dan Wali Kota Wesly Tinjau SMAN 5 Pematangsiantar, Relokasi Jadi Opsi Utama

Pematangsiantar – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution didampingi Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi meninjau langsung SMA Negeri 5 Pematangsiantar di Jalan Medan, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba, Kamis (16/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk membahas polemik lahan dan bangunan sekolah yang saat ini tengah bersengketa, sekaligus mencari solusi agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.

Turut hadir dalam kunjungan itu Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI August Sinaga, anggota DPRD Sumut.

Sekda Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang, serta jajaran Pemko Pematangsiantar dan pihak sekolah.

Sengketa Lahan Jadi Sorotan

Dalam dialog bersama siswa dan guru, Bobby Nasution menjelaskan bahwa lahan SMAN 5 Pematangsiantar bukan milik pemerintah, melainkan milik pihak swasta.

Sebelumnya, Kepala SMAN 5 Pematangsiantar Rahmat Nasution menyampaikan bahwa lahan sekolah selama ini berstatus pinjam pakai.

Diketahui, sekolah tersebut tengah bersengketa dengan PT Detis Sari Indah (DSI). 

Mahkamah Agung telah memutuskan PT DSI sebagai pemilik sah lahan tersebut, sementara proses peninjauan kembali (PK) masih berlangsung.

Selain itu, dalam putusan tersebut, SMAN 5 juga diwajibkan membayar ganti rugi sekitar Rp40,7 miliar ditambah biaya sewa selama kurang lebih 18 tahun sebesar Rp10 miliar.

Relokasi Dinilai Solusi Paling Realistis

Setelah berdiskusi dengan pihak sekolah, DPRD Sumut, dan unsur pemerintah daerah, Bobby menilai relokasi sekolah menjadi opsi paling efektif dan efisien.

“Relokasi opsi yang lebih efektif dan efisien. Belum lagi sekolah ini terlalu dekat ke jalan raya dan juga banjir, jadi opsi relokasi paling masuk akal,” kata Bobby.

Menurutnya, Pemprov Sumut bersama Pemko Pematangsiantar kini akan mencari lahan baru dengan luas minimal setara lokasi saat ini, yakni sekitar 1,1 hektare, serta berada di kawasan yang lebih aman dan bebas banjir.

“Satu minggu kita akan cari lahannya. Kita tidak ingin anak-anak kita terganggu sekolahnya,” ujarnya.

Fasilitas Sekolah Terhambat Sengketa

Bobby mengatakan selama bertahun-tahun sarana dan prasarana SMAN 5 tidak bisa dibenahi secara maksimal karena persoalan status kepemilikan lahan.

“Bukan karena tidak mau atau tidak ada dana, tetapi karena secara kepemilikan lahan dan bangunan belum dikuasai pemerintah,” katanya.

Ia menegaskan sektor pendidikan menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, sehingga persoalan SMAN 5 harus segera diselesaikan.

Pemko Siantar Belum Miliki Lahan Siap Pakai

Sementara itu, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi mengakui pemerintah kota belum memiliki aset lahan luas yang siap digunakan untuk relokasi sekolah.

“Tidak ada lahan yang luas, kecuali di Gurilla yang diperuntukkan untuk TPA. Kami hanya memiliki beberapa aset sekitar 800 meter persegi,” kata Wesly.

Meski demikian, ia memastikan Pemko Pematangsiantar akan ikut dalam tim pencarian lahan dan pembahasan pendanaan bersama Pemprov Sumut.

DPRD Harap Masalah Segera Tuntas

Anggota DPRD Sumut Subandi dan Ikhwan Ritonga berharap persoalan SMAN 5 segera selesai agar para siswa dapat belajar dengan nyaman.

“Harapan kita persoalan ini selesai, dan anak-anak nyaman,” ujarnya.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Norwegia Desak Gianni Infantino Mundur, Meksiko dan Argentina Justru Beri Dukungan

JAKARTA, Opsi.id  – Krisis kepemimpinan di tubuh FIFA semakin...

BGN Perketat Pengawasan MBG, Dapur Tak Higienis Akan Ditutup Permanen

JAKARTA, Opsi.id  – Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan...

Pertumbuhan Ekonomi RI 5,29 Persen, Berkualitas bagi Siapa?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, UPN Veteran Jakarta. Jakarta - Jika...

HP Mahal Tetap Diburu di Tengah Ekonomi Lesu, Ini Penyebabnya

JAKARTA, Opsi.id  – Di tengah perlambatan ekonomi global, tingginya...

Prabowo Ingin Anak Indonesia Lebih Pintar, Buku Pelajaran Bakal Dirombak Besar-Besaran

Pemerintah membentuk tim lintas kementerian untuk mengkaji ulang...

‎Judistira Hermawan: Pansus DPRD DKI Perketat Pengawasan, 200 Vendor Sampah Bakal Disidak

‎Jakarta - Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI...

Banggar DPRD DKI Dorong Pajak Kendaraan Listrik, Ada Potensi PAD Jakarta Tembus Rp4 Triliun

Jakarta - Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta mendorong...

Survei LSI: Kepercayaan Publik terhadap Prabowo-Gibran Tembus 78,7 Persen

Jakarta, OPSI.ID - Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden...

Berita Terbaru

Popular Categories