Karubaga – Bupati Willem Wandik secara simbolis membuka pelaksanaan Ujian Sekolah tingkat SMP se-Kabupaten Tolikara di SMP Negeri Karubaga, Selasa (21/4/2026).
Dalam kunjungan, Bupati didampingi jajaran Dinas Pendidikan dan Perpustakaan Kabupaten Tolikara.
Sekretaris Dinas Remain Gurik, S.Pd., ikut hadir mewakili Kepala Dinas Oktovianus Yeimo, SE.
Turut hadir Kepala Bidang SMP Wainus Kogoya, S.Pd., Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Rudi Hartono, S.Pd., Pengawas SMP Noliaty Arung, ST, serta para guru SMP Negeri Karubaga.
Remain Gurik menyampaikan jumlah peserta Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) tahun ini sebanyak 752 siswa. Terdiri dari 467 siswa laki-laki dan 282 siswi perempuan.
Pelaksanaan ujian dibagi ke beberapa sesi sesuai jumlah peserta di masing-masing sekolah.
Ujian berlangsung mulai Selasa hingga Sabtu dengan dua moda, yakni berbasis komputer dan berbasis kertas.
Dari total 22 SMP di Kabupaten Tolikara, sebanyak 19 sekolah negeri dan 3 sekolah swasta ikut melaksanakan ujian.
Dalam sambutannya, Bupati Willem Wandik mengaku bangga dapat kembali ke SMP Negeri Karubaga sebagai alumni.
Ia menyebut kunjungan tersebut merupakan yang pertama sejak menjabat sebagai bupati. Ia memberi motivasi kepada para siswa agar terus belajar dan memiliki cita-cita tinggi.
“Jangan pernah minder. Baik anak petani, kepala desa, kepala distrik, ASN, maupun dari latar belakang apa pun, semua punya kesempatan yang sama untuk sukses,” ujarnya.
Bupati mengingatkan siswa agar tidak mudah terpengaruh lingkungan. Tetap disiplin mengikuti kegiatan belajar sesuai kalender pendidikan.
Usai pembukaan, Kabid SMP Wainus Kogoya bersama Kasi Kurikulum dan Penilaian Rudi Hartono meninjau pelaksanaan ujian di SMP YPPGI Karubaga.
BACA JUGA: Dari Jantung Papua: Perempuan Tolikara Menyalakan Terang Kartini
Kepala SMP Negeri Karubaga, Derio Kure, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pendidikan.
Sekolah yang dipimpinnya dipercaya sebagai tuan rumah USBK tingkat kabupaten.
Ia juga mengungkapkan keterbatasan fasilitas komputer di sekolah. Sehingga sebagian ujian memanfaatkan laboratorium milik SMA Negeri Karubaga yang berdekatan.
“Kami berharap ke depan ada penambahan fasilitas komputer untuk menunjang pelaksanaan ujian berbasis digital,” ujarnya.
Dengan mengusung tema pembentukan generasi yang cerdas, jujur, dan berintegritas di era digital, pelaksanaan ujian ini diharapkan berjalan lancar dan menghasilkan lulusan berkualitas. [Diskomdigi Tolikara]


