Dari Jantung Papua: Perempuan Tolikara Menyalakan Terang Kartini

KARUBAGA – Dari jantung Pegunungan Papua, semangat Raden Ajeng Kartini kembali menyala.

Di Kabupaten Tolikara, ratusan perempuan berkumpul membawa pesan tentang keberanian, harapan, dan kebangkitan perempuan dari wilayah terdepan Indonesia.

Tim Penggerak PKK Kabupaten Tolikara menggelar peringatan Hari Kartini tingkat kabupaten di Aula GIDI Karubaga, Selasa (21/4).

Kegiatan itu bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi panggung penghormatan bagi perjuangan perempuan Tolikara dalam kehidupan sehari-hari.

Mereka adalah para mama Papua yang setiap hari bangun sebelum matahari terbit, menggendong noken, menjaga keluarga, serta menanam harapan bagi masa depan anak-anaknya.

Dalam peringatan tersebut digelar lomba menghias wajah yang sarat makna.

Kegiatan itu menjadi simbol bahwa kecantikan perempuan Tolikara bukan hanya tampak dari rupa, melainkan dari keberanian, keteguhan, dan rasa percaya diri.

Setiap goresan kuas di wajah menjadi cermin semangat untuk bangkit dari keterbatasan dan terus bersinar.

Suasana semakin meriah saat ibu-ibu PKK dari berbagai kelompok kerja tampil mengenakan busana Nusantara.

Dengan langkah sederhana namun penuh makna, mereka menunjukkan bahwa perempuan Tolikara mampu berdiri sejajar sambil tetap menjaga identitas budaya.

Tepuk tangan yang bergema di aula menjadi bentuk penghormatan atas perjuangan perempuan yang selama ini bekerja dalam senyap.

Bupati Tolikara Willem Wandik menegaskan perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, kemajuan Tolikara tidak akan tercapai tanpa keterlibatan aktif perempuan di berbagai bidang.

“Saya mengajak seluruh perempuan di Tolikara untuk tidak ragu melangkah maju, meningkatkan kapasitas diri, serta berani mengambil peran dalam berbagai bidang.

Baik di pemerintahan, pendidikan, kesehatan, maupun sektor sosial dan ekonomi,” ujarnya.

Ia menambahkan, perempuan yang berdaya akan melahirkan generasi yang kuat, cerdas, dan berkarakter.

Ketua TP-PKK Kabupaten Tolikara Elisabet Y.F. Wandik mengatakan semangat Kartini hidup dalam keseharian mama-mama Tolikara.

Melalui kerja keras, kasih sayang, dan pengorbanan tanpa lelah.

Ia mengajak perempuan terus memperjuangkan pendidikan anak perempuan, menjaga kesehatan keluarga, serta membangun kemandirian ekonomi.

“Jangan pernah merasa kecil, karena dari tangan seorang ibu lahir masa depan bangsa,” katanya.

Hari Kartini di Tolikara pun menjadi lebih dari sekadar peringatan.

Dari pegunungan Papua, perempuan-perempuan tangguh menunjukkan bahwa mimpi bisa tumbuh di mana saja, dan keberanian bisa lahir dari tempat yang jauh dari pusat kota.

Di Tanah Papua, semboyan “habis gelap terbitlah terang” terasa nyata dari wajah-wajah perempuan Tolikara yang terus melangkah maju. [Diskomdigi Tolikara]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Film Empat Musim Pertiwi Karya Kamila Andini Siap Tayang Perdana di TIFF 2026

Jakarta - Dunia perfilman Indonesia kembali mencatat prestasi membanggakan....

Grup Band PERAUKERTAS Comeback dengan Single Retrowave Joki Cinta

Jakarta - Grup band PERAUKERTAS resmi memperkenalkan single terbaru...

Tiara Andini Comeback Lewat Ballad Tulang dan Nadi

Jakarta - Setelah menutup era album Edelweiss dan showcase...

CFD Semarakkan HUT ke-81 RI, Wali Kota Wesly Ajak Warga Rawat Semangat Kemerdekaan

PEMATANGSIANTAR, Opsi.id  – Suasana kawasan Lapangan Adam Malik, Kota...

Polisi dan Damkar Padamkan Api yang Membakar Lahan Seluas 2 Hektare di Maros

Maros, OPSI.ID - Kebakaran lahan warga terjadi di Dusun...

Bambang Harimurti Beri Peringatan Keras di DPR: Jangan Sampai RUU Perampasan Aset Jadi Senjata Politik

JAKARTA, Opsi.id  – Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset...

Gila! Kue Pernikahan Ini Beratnya 500 Kg, Dibuat 4 Bulan dengan 33.000 Kelopak

JAKARTA, Opsi.id  — Sebuah kue pernikahan raksasa karya pastry...

Berita Terbaru

Popular Categories