Bupati Willem Wandik: Pemda Tolikara Dorong Pembangunan Spiritual dan Jasmani Dimulai dari Daerah 3T

Wina,Tolikara –  Pemerintah Kabupaten Tolikara di bawah kepemimpinan Bupati Willem Wandik, S.Sos dan Wakil Bupati Yotam Wonda, SH.,M.Si terus memacu akselerasi pembangunan dengan paradigma baru. 

Tidak hanya terpaku pada pembangunan infrastruktur fisik semata, Pemda Tolikara memprioritaskan keseimbangan antara aspek spiritual dan jasmani.

Yang dimulai dari titik-titik terjauh di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

Bupati Tolikara, Willem Wandik sampaikan itu usai penutupan Sidang Klasis Wina II Gereja Injili Di Indonesia (GIDI), di Distrik Wina, Kamis (16/4/2026).

Bupati Willem Wandik menegaskan bahwa transformasi daerah harus dimulai dengan menyentuh fondasi paling mendasar manusia, yakni iman dan kesehatan. 

Strategi ini terangkum dalam filosofi besar: Membangun Tolikara dari kampung ke kota, dari gereja ke masyarakat.

Pembangunan Spiritual

Menurut Bupati Wandik, pembangunan spiritual merupakan motor penggerak karakter masyarakat. 

Pemda berkomitmen memperkuat peran gereja dan pembinaan iman, khususnya bagi generasi muda. 

Dukungan ini mencakup berbagai sinode seperti GIDI, GKI, Baptis, dan KINGMI.

“Kami ingin memastikan kegiatan rohani, sekolah minggu, hingga pembangunan gereja di distrik terpencil mendapat perhatian penuh. 

Jika iman masyarakat kuat, maka pembangunan fisik akan lebih bermakna,” ujar Bupati Willem Wandik.

Pembangunan Jasmani

Di sisi lain, pembangunan jasmani difokuskan pada peningkatan kualitas hidup dasar. 

Program-program nyata seperti Puskesmas keliling, perbaikan gizi anak, penyediaan air bersih, serta pembukaan jalan kampung menjadi prioritas untuk menggerakkan ekonomi jemaat dan masyarakat lokal.

Kenapa Mulai dari 3T

Pemilihan daerah 3T sebagai titik mula pembangunan bukanlah tanpa alasan. 

Distrik-distrik seperti Wina, Goyage, Bokoneri, Yuneri, Yuko, Airgaram, Dow, Wari, Egiyam, Ndundu, Umagi, hingga Gundagi, dan beberapa distrik lainnya menjadi lokus utama transformasi ini.

Bupati menjelaskan bahwa jika daerah dengan tantangan geografis dan akses tersulit mampu menunjukkan kemajuan, maka pembangunan di wilayah perkotaan akan jauh lebih mudah mengikuti.

Bupati Willem Wandik menekankan, target utama dari seluruh program ini adalah melahirkan sumber daya manusia (SDM) unggul secara komprehensif. Fokusnya adalah “Otak, Iman, dan Kesehatan”.

“Kita dorong transformasi SDM terlebih dahulu. Jika manusianya sehat secara fisik dan kuat secara spiritual, maka mereka sendiri yang akan menjaga dan memajukan bangunan fisik yang kita bangun. Transformasi ini harus dimulai dari manusianya,” pungkasnya.

Dengan pendekatan yang menyentuh akar rumput di kampung-kampung, Pemda Tolikara optimis dapat menciptakan perubahan yang berkelanjutan dan merata bagi seluruh masyarakat Tolikara. [Diskomdigi Tolikara]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Film Foufo Hadirkan Komedi dalam Balutan Khas Madura

Jakarta - Perfilman Indonesia kembali menghadirkan gebrakan baru dengan...

Man Sinner Raup 3000 Pendengar dalam 36 Jam Lewat Single Kembali

Jakarta - Unit skatepunk asal Jakarta, Man Sinner, resmi...

GAMKI Dukung Polri Bongkar Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Penyebab Blackout PLN

JAKARTA, Opsi.id –  Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda...

Pelaksana Manakarra Fair Beberkan Strategi Jaga Eksistensi Event di Tengah Keterbatasan Anggaran

Mamuju, OPSI.ID - Konsistensi menjadi kunci utama penyelenggaraan Manakarra...

‎Pramono Anung Siapkan Tambahan 6 Golongan Penerima Layanan Transportasi Gratis Jakarta

‎Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan Pemerintah...

Lia Ladista hingga 50 Tenant Meriahkan Manakarra Fair 2026 di Maleo Town Square

Mamuju, OPSI.ID - Manakarra Fair kembali digelar pada 2026...

KAI Daop 3 Cirebon Gandeng Komunitas Railfans Kampanyekan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Cirebon – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi...

‎Bantah Kaca Gedung Badan Gizi Nasional Pecah Ditembak, Polisi: Itu Pemuaian Kaca

Jakarta – Kapolsek Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu membantah...

Berita Terbaru

Popular Categories