Kuasa Hukum GAMKI: Flyer Aksi di Kediaman Jusuf Kalla Hoaks

JAKARTA – Kuasa Hukum GAMKI, Saddan Sitorus klarifikasi beredar selebaran digital (flyer) di media sosial dan pesan berantai (WhatsApp), berisi DPP GAMKI menggalang aksi massa besar-besaran di kediaman mantan Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla.

Saddan menegaskan, ajakan tersebut tidak benar (hoaks) dan menyesatkan masyarakat.

”Kami bisa pastikan, hari ini tudingan yang ditujukan kepada DPP GAMKI terkait mobilisasi massa, tidak benar (hoaks),” ujar Saddan, Sabtu, 18 April 2026.

“Sampai hari ini, kami hanya fokus dan komitmen bahwa proses hukum yang berjalan di Polda Metro Jaya sesuai prosedur hukum dan tunduk pada ketentuan undang-undang, ”  ujarnya.

Saddan menambahkan, DPP GAMKI akan memberikan informasi perkembangan resmi dan terbuka terkait proses pelaporan di Polda Metro Jaya

BACA JUGA: HOAKS: Titik Kumpul DPP GAMKI, Aksi 100 Ribu Massa Demo Jusuf Kalla

Disebutnya, tim kuasa hukum GAMKI sedang menjalani proses pendampingan sesuai dengan prosedur hukum.

“Jadi ke depan kami akan memberikan informasi yang transparan,” katanya lagi.

Sedangkan isu yang beredar dan pencatutan nama DPP GAMKI dalam memobilisasi massa hanya upaya-upaya menggembosi langkah pihaknya.

“Dan terbukti, aksi tersebut tidak ada. Isu begitu hanya dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tukasnya.

flyer hoaks
Flyer hoaks soal demo Jusuf Kalla. (Foto: Ist)

Lebih jauh dia mengimbau masyarakat, agar tidak terpancing oleh narasi provokatif tersebut dan membantu meluruskan informasi yang salah.

Terhadap pelaku penyebaran hoaks, pihaknya sedang mempertimbangkan upaya hukum.

Kepada masyarakat dan seluruh kader GAMKI, Saddan mengajak untuk mengawal proses hukum di Polda Metro Jaya.

“Pastikan untuk setiap informasi yang beredar, narasumbernya adalah dari saluran kami. Di luar itu kami tidak bertanggung jawab,” tutup Saddan. []

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Ancol Terima E-Pas Kecil, Perkuat Keselamatan Wisata Bahari

Jakarta - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk memperkuat komitmennya...

Carlo Ancelotti Perpanjang Kontrak sebagai Pelatih Brasil hingga Piala Dunia 2030

Jakarta, Opsi.id - Carlo Ancelotti resmi memperpanjang kontraknya sebagai...

Viral Curhatan Emak-Emak Soal Narkoba di Pantai Labu, Ternyata Guru Tahfiz

Deli Serdang, Opsi.id - Seorang emak-emak yang viral usai...

Wali Kota Wesly Terima Penghargaan BKPRMI, Dinilai Peduli Anak Yatim dan Pemuda Masjid

Pematangsiantar, Opsi.id - Wesly Silalahi menerima piagam penghargaan dari...

Indische Party Kembali ke Arena Lewat Single AAARGH! Ku Jadi Gila

Jakarta - Setelah tiga tahun vakum sejak album "S.O.S",...

Lirik Lagu Lindee Cremona Bukan Akhir Cerita

Jakarta - Lagu "Bukan Akhir Cerita" milik Lindee Cremona...

LTJ Mamuju Jadi Sorotan Nasional, Gubernur Suhardi Duka Minta Tata Kelola Berpihak ke Rakyat

Jakarta, OPSI.ID - Pemerintah pusat tengah mengembangkan potensi rare...

Viral Curhatan Emak-emak soal Narkoba di Pantai Labu, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

Deli Serdang, Opsi.id  — Sebuah video curhatan emak-emak terkait...

Berita Terbaru

Popular Categories