Hasilnya adalah cokelat yang begitu tipis sehingga hampir tidak memberikan perlawanan saat disentuh lidah. Sensasi meleleh seketika inilah yang menjadi daya tarik utama Corteccia.
Coba Ditiru
Meski banyak pembuat cokelat di berbagai negara mencoba menirunya setelah viral di media sosial, hingga kini belum ada yang berhasil menghasilkan cokelat dengan karakteristik serupa.
Baca juga: Kopi Gayo Masuk 10 Besar Produsen Kopi Terbaik Dunia 2026
Salah satu alasannya adalah mesin pembuat Corteccia bersifat unik dan hanya tersedia di workshop MATTE di Tokyo.
Keunikan tersebut menjadikan Corteccia bukan sekadar makanan penutup, melainkan juga perpaduan antara seni kuliner dan rekayasa teknologi yang sangat presisi.
Dengan ketebalan hanya 0,03 milimeter, Corteccia membuktikan bahwa inovasi di dunia cokelat masih terus berkembang dan mampu menghadirkan pengalaman baru bagi para pecinta kuliner. [odditycentral]


