Jakarta – Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli meminta Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta untuk lebih aktif mendukung pengembangan urban farming dan sektor perikanan darat melalui penyediaan sarana pendukung, serta pemanfaatan sampah organik.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berpendapat, sampah organik yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, dapat diolah menjadi pakan ikan sehingga bisa memberikan nilai tambah sekaligus mengurangi timbulan sampah.
”Saya minta supaya Dinas KPKP bisa lebih aktif. Misalnya bagaimana caranya agar sampah-sampah organik yang banyak itu bisa dimanfaatkan menjadi pakan ikan dan seterusnya,” kata Taufik saat rapat pembahasan Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 di Gedung DPRD DKI Jakarta, dikutip Kamis, 9 Juli 2026.
Di sisi bersamaan, Taufik juga menyoroti kebutuhan sederhana yang kerap diaspirasikan oleh warga namun belum terpenuhi. Salah satunya menyangkut penyediaan jaring untuk mendukung kegiatan budidaya ikan dan urban farming.
Menurut dia, fasilitas tersebut memiliki biaya pengadaan yang relatif kecil, tetapi sangat penting bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha berbasis ketahanan pangan.
”Ada permintaan-permintaan warga yang sebenarnya tidak terlalu mahal. Seperti jaring-jaring, katanya di KPKP tidak ada, yang ada harus dibeli sendiri. Hal-hal kecil seperti itu akhirnya menjadi vital ketika orang mau memelihara ikan atau mengembangkan urban farming,” ujarnya.
Taufik meminta jajaran Dinas KPKP segera menindaklanjuti berbagai kebutuhan masyarakat terkait pengembangan budidaya perikanan maupun pertanian perkotaan.
”Anggarannya saya kira kecil ketika kita akan mendapatkan manfaat yang besar, kalau ternyata warga sukses menjalankan urban farming maupun perikanan darat,” kata Muhammad Taufik Zoelkifli. []


