LIVERPOOL, Opsi.id — Everton mengawali Premier League 2026/2027 dengan kemenangan.
Bermain di Hill Dickinson Stadium, Sabtu (22/8/2026), Everton mengalahkan Crystal Palace dengan skor 2-0.
Dua gol Everton dicetak Kiernan Dewsbury-Hall pada menit ke-42 dan Thierno Barry pada menit ke-53.
Hasil tersebut membawa Everton langsung mengoleksi tiga poin, sedangkan Crystal Palace harus mengawali musim tanpa poin.
Palace Sebenarnya Lebih Berbahaya
Crystal Palace tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dengan 58 persen, berbanding 42 persen milik Everton.
Pasukan Pierre Sage juga menciptakan beberapa peluang berbahaya pada babak pertama.
Eddie Nketiah hampir membawa Palace unggul setelah tembakan melengkungnya berhasil ditepis Jordan Pickford hingga membentur tiang.
Tak lama kemudian, Jean-Philippe Mateta juga mendapatkan peluang emas setelah lolos dari kawalan pertahanan Everton. Namun, sepakannya kembali membentur tiang.
Everton justru mampu memanfaatkan peluang mereka lebih baik.
Pada menit ke-42, Kiernan Dewsbury-Hall melepaskan tembakan keras kaki kiri yang meluncur ke pojok kanan atas gawang Dean Henderson.
Gol tersebut membuat Everton unggul 1-0 hingga turun minum.
Thierno Barry Gandakan Keunggulan
Everton semakin nyaman setelah mencetak gol kedua pada menit ke-53.
Iliman Ndiaye mengirim umpan silang dari sisi kanan yang sangat baik ke dalam kotak penalti.
Thierno Barry menyambutnya dengan sundulan yang mengarah ke gawang Palace.
Everton pun unggul 2-0.
Palace berusaha merespons. Namun, Everton mampu menjaga keunggulannya.
Ndiaye bahkan hampir menambah gol ketika mendapatkan peluang melalui tembakan voli, tetapi usahanya berhasil dihentikan Henderson.
Di penghujung pertandingan, Palace kembali memperoleh kesempatan untuk memperkecil ketertinggalan.
Pada menit ke-90+3, umpan dari Anan Khalaili dari sisi kanan menemukan Jørgen Strand Larsen di dalam kotak penalti.
Sundulan Larsen dari jarak sekitar enam meter tampak mengarah ke gawang, tetapi Pickford melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkannya.
Peluit panjang akhirnya berbunyi pada menit ke-90+7.
Everton menang 2-0 atas Crystal Palace.
Statistik Menarik
Meski kalah, Crystal Palace sebenarnya unggul dalam sejumlah statistik.
Palace mencatat 58 persen penguasaan bola dan membuat 11 tembakan, dengan empat di antaranya tepat sasaran.
Everton menghasilkan 16 tembakan, lima tepat sasaran.
Dari sisi expected goals (xG), Palace bahkan mencatat angka lebih tinggi, yakni 2,04, sementara Everton hanya 1,16.
Namun, efektivitas menjadi pembeda. Everton berhasil mencetak dua gol, sedangkan Palace gagal memanfaatkan peluang-peluang emas mereka.
Jordan Pickford juga tampil penting dengan empat penyelamatan, termasuk penyelamatan krusial pada masa injury time.
Susunan Pemain
Everton — 4-2-3-1
Jordan Pickford; Vitaliy Mykolenko, Jarrad Branthwaite, James Tarkowski, Merlin Röhl; Hayden Hackney, Harrison Armstrong; Tyrique George, Kiernan Dewsbury-Hall, Iliman Ndiaye; Thierno Barry.
Pergantian Everton: Beto menggantikan Barry, James Garner menggantikan Hackney, Brennan Johnson menggantikan George, dan Charly Alcaraz menggantikan Dewsbury-Hall.
Crystal Palace — 3-4-2-1
Dean Henderson; Chadi Riad, Chris Richards, Jaydee Canvot; Tyrick Mitchell, Daichi Kamada, Adam Wharton, Daniel Muñoz; Eddie Nketiah, Dwight McNeil; Jean-Philippe Mateta.
Crystal Palace juga kehilangan Chadi Riad karena cedera dalam pertandingan tersebut. []
Baca juga: Hull City Hancurkan Manchester United 2-0, Tim Promosi Bikin Kejutan di Premier League
Baca juga: Manchester City Konfirmasi Rodri Jalani Operasi Punggung, Rumor ke Real Madrid Kian Menguat


