Gatot: Jokowi Tak Terkontrol, MPR Hanya Bersuara Ketika Anggarannya Dikurangi

Jakarta – Mantan Panglima TNI Jenderal (Purnawirawan) Gatot Nurmantyo menilai Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah berjalan sendiri dalam menjalankan tongkat pemerintahannya alias tidak dikontrol oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Menurutnya, MPR yang diketuai Bambang Soesatyo (Bamsoet) hanya akan bersuara apabila anggarannya dikurangi.

Gatot memandang praktik demokrasi di Indonesia yang demikian telah mengkhianati prinsip dasar demokrasi, yakni trias politika.

“Presiden sekarang tidak dikontrol oleh MPR. Dia (Jokowi) berjalan sendiri saja, MPR hanya diam saja dan bersuara ketika anggarannya dikurangi,” kata Gatot Nurmantyo saat menjadi pembicara di kanal YouTube Refly Harun, dikutip Opsi, Jumat, 11 Februari 2022.

Baca juga: Gatot Nurmantyo: Pemerintah Jokowi Cacat Moral, Gagal Sejahterakan Rakyat

Sedangkan DPR, menurut dia, hak konstitusi dan kewenangannya juga telah dilucuti.

“Sudah dikebiri lewat Undang-undang Nomor 2 tahun 2020 tentang kondisi kedaruratan Covid-19, (DPR) hanya bisa berdiam diri,” katanya.

Gatot menambahkan, legislatif juga sudah masuk dalam pelukan eksekutif, di mana 82% sudah menjadi koalisi kabinet gemuk. Hanya ada satu atau dua partai saja yang menjadi oposan.

“Sehingga dukungan DPR kepada presiden ini tidak mungkin mereka melakukan check and balance,” ucapnya.

Baca juga: Gatot: Besarnya Utang RI Jadi Beban Bagi Generasi Mendatang

Gatot menekankan, kondisi demikian tentu saja tidak baik, terlebih diwarnai juga beban politik berbiaya tinggi akibat ketetapan threshold dalam pemilihan legislatif dan eksekutif di seluruh tingkatan.

Di sisi bersamaan, dalam pemilihan yudikatif yakni kejaksaan, hakim, dan kepolisian sangat ditentukan oleh legislatif dan eksekutif.

“Sehingga trias politica jadi tunggal politica. Itulah yang dikatakan munculnya antara pengusaha dengan penguasa menjadi satu, yang kita sebut oligarki. Dan tentunya untuk melanggengkan dominasi ekonomi dan kekuasaan,” kata dia.

“Jadi memang kondisi di negeri kita sekarang ini demikian ekonomi dan kekuasaannya dipegang oleh segelintir orang saja,” ujar Gatot Nurmantyo lagi. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Daftar Final Line Up Synchronize Fest 2026 Lengkap Sesuai Hari

Jakarta - Oktober 2026 akan menjadi bulan yang penuh...

Atiya Purnomo Persembahkan Lagu Sinarku Takkan Sirna

Jakarta - Di tengah semangat generasi muda Indonesia yang...

Grup Duo, DUA Rilis Single Let Go

Jakarta – Di tengah ramainya tren musik pop lokal,...

Melihat Lebih Dekat Fasilitas LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai, Milik Jakpro

Jakarta – PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro melakukan...

Pesan Tegas Rektor Unhas di Dies Natalis ke-70: Bersatu untuk Perkuat Unhas

Makassar, OPSI.ID - Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof. Jamaluddin...

Kejagung Sita Rp1,3 Triliun dalam Kasus Dugaan Korupsi Perkebunan di Kawasan Hutan Lampung

JAKARTA, Opsi.id  – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap perkembangan terbaru...

Jeirry Sumampow: Integritas Pemilu Dimulai dari Rekrutmen Penyelenggaranya

JAKARTA, Opsi.id  – Persoalan independensi dan integritas penyelenggara pemilu...

Kejagung Sebut Bukti Dugaan Pemerasan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Telah Lengkap

Jakarta — Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan penyidik telah menemukan...

Berita Terbaru

Popular Categories