MAMUJU, Opsi.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi maupun mempercayai berita bohong atau hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Gibran saat menghadiri peringatan 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (2/11/2026).
Dalam kesempatan itu, Gibran menegaskan bahwa perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan bagi masyarakat untuk saling menjauh, mencurigai, ataupun mempertentangkan satu sama lain.
Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan, saling menguatkan, serta menjaga kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Selain mengajak masyarakat menjaga persatuan, Gibran juga menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat Kalumpang yang dinilai konsisten mempertahankan tradisi, budaya, dan nilai-nilai warisan leluhur.
Ia secara khusus menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam melestarikan kekayaan budaya daerah, termasuk kain tradisional Sekomandi dan bahasa Kalumpang.
Menurutnya, warisan budaya tersebut harus terus diperkenalkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya agar tidak sekadar menjadi bagian dari catatan sejarah.
Gibran menilai peringatan satu abad Injil Masuk Tanah Kalumpang bukan hanya menjadi momentum mengenang perjalanan iman masyarakat setempat.
Lebih dari itu, peringatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkuat toleransi, merawat kebudayaan, menjaga kelestarian alam, serta memperkokoh persatuan bangsa di tengah keberagaman.
Baca juga: Putusan MA soal Suket Gibran, PKB Kaji Jalur Hak Angket atau Langsung HMP
Melalui momentum tersebut, masyarakat diharapkan terus menjaga kerukunan dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam membangun kehidupan bangsa yang harmonis. []


