Mengejutkan, Hasil Rekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang NTT

Kupang – Terkuak, hasil rekonstruksi yang dilakukan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) ternyata yang membunuh bayi yang ditemukan tak bernyawa di Proyek SPAM ibu kandungnya sendiri.

Diketahui dalam kasus yang menggemparkan NTT ini, ibu bayi tersebut tewas dihabisi oleh mantan pacarnya.

“Dari hasil rekonstruksi yang dilakukan selama dua hari, diketahui bahwa korban Lael berusia satu tahun dibunuh oleh ibu kandungnya bernama Astri yang juga adalah korban dalam kasus ini,” kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Rishian Krisna B kepada wartawan di Kupang, Kamis 23 Desember 2021.

Dari hasil rekonstruksi, ibu Lael, yakni Astri menghabisi anaknya karena hendak diambil pelaku Randy B, yang merupakan ayah biologis Lael.

Namun, karena tak ingin Lael dibawa oleh Randy, Astri kemudian membunuh Lael dengan cara mencekik dan membekap Lael.

Karena kesal, Astrid menghabisi nyawa anaknya Lael, Randy lalu membekab Astri hingga tak bernyawa.

“Berdasarkan hasil autopsi penyebab kematian dari Astri kehabisan nafas karena dicekik atau dibekap oleh tersangka Randy,” tuturnya.

Krisna mengatakan, itu semua terbongkar setelah dilakukan rekonstruksi di 13 lokasi dengan 39 adegan. Diketahui bahwa pembunuhan terhadap Astri dan Lael terjadi pada 28 Agustus 2021 dan baru dikuburkan pada 31 Agustus 2021 oleh tersangka.

Selama rentan waktu empat hari itu jenazah Astri dan Lael dibiarkan begitu saja di dalam kendaraan yang disewanya sambil dia berusaha mencari kresek untuk memasukkan jenazah dari Astri dan Lael.

Setelah menguburkan keduanya pada 31 Agustus 2021, Randy kemudian kembali ke istri sahnya. Sampai di rumahnya dia dimarahi istrinya karena pergi tanpa kabar sama sekali.

Setelah kurang-lebih sebulan berlalu, jenazah ibu dan bayi ini ditemukan oleh pekerja proyek PDAM dalam keadaan terbungkus plastik serta tubuhnya sudah mulai rusak. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

SOUNDMATE Rilis Single Debut Manusia FAVORITKU

Jakarta - Grup band SOUNDMATE resmi memperkenalkan single perdana...

Sebelum Dibunuh, Pemilik Tambak di Deli Serdang Sempat Cekcok dengan Adik Ipar

Deli Serdang, Opsi.id— Kasus pembunuhan Sapri alias Uli (41),...

Dibunuh Adik Ipar, Pria di Deli Serdang Ditemukan Mengambang di Kolam Tambak

Deli Serdang, Opsi.id — Warga Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten...

Oknum Polisi Diduga Edarkan Sabu, Aipda JEB Ditahan di Lapas Sibolga

Tapteng, Opsi.id - Tapanuli Tengah digegerkan dengan penangkapan seorang...

Belgia Umumkan Skuad Piala Dunia 2026

Jakarta, Opsi.id  – Timnas Belgia resmi mengumumkan skuad mereka...

Kirab Budaya Digelar di Bandung, Catat Rute dan Kantong Parkirnya

Bandung - Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kota...

Satlantas Polres Mabar Tak Kenal Libur Edukasi Masyarakat dalam Berkendara

Labuan Bajo, OPSI.ID - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres...

12 Tahun di Pelatnas, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur karena Vertigo

Jakarta, Opsi.id – Salah satu nama paling ikonik di...

Berita Terbaru

Popular Categories