“Untuk kejadian di Aralle sudah ada laporan resmi dan bantuan juga sudah bergerak ke lokasi. Sementara kejadian lain masih dalam tahap asesmen sehingga belum bisa dirilis secara resmi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, BPBD Provinsi Sulbar tetap bersiaga 24 jam dan siap turun apabila terdapat permohonan bantuan dari pemerintah kabupaten maupun penetapan status tanggap darurat.
Selain kejadian di Mamasa, laporan awal juga menyebutkan tanah longsor terjadi di Dusun Katimbang, Desa Katimbang, Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polman.
Longsor sepanjang kurang lebih 70 meter dipicu hujan deras yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 17.01 WITA.
Peristiwa tersebut mengakibatkan empat rumah warga mengalami kerusakan. Dua rumah dilaporkan rusak ringan milik Armin dan Samsil, sementara dua rumah lainnya mengalami rusak parah milik Muh Hasir dan Andi.
Pemerintah desa bersama aparat setempat dan Babinsa berencana melakukan kerja bakti secara manual pada Sabtu, 16 Mei 2026 untuk membersihkan material longsor.
BPBD Kabupaten Mamasa juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, agar meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari terakhir. []
Reporter: Eka Musriang

