Isu Reshuffle Kabinet, Tito Karnavian Tukar Guling dengan Tjahjo Kumolo?

Jakarta – Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju kian santer diperbincangkan usai Partai Amanat Nasional (PAN) masuk menjadi koalisi pemerintah Presiden Joko Wdodo (Jokowi), ditambah menyoal pergantian Panglima TNI.

Meneruskan catatan Katadata, sebuah sumber menyebutkan bahwa Presiden Jokowi bakal merombak beberapa pos menteri, di antaranya mencuat isu pertukaran posisi “tukar guling” Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo.

Tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Mendagri yang sangat strategis untuk Pemilu 2024, dikabarkan akan diambilalih oleh kader PDI Perjuangan (PDIP). Partai Moncong Banteng Putih ditengarai kembali membidik suara tertinggi dalam pesta demokrasi lima tahunan.

Untuk diketahui, posisi Mendagri sangat strategis di masa Pemilu, seperti memiliki kewenangan menunjuk pelaksana tugas kepala daerah. Mendagri juga punya pengaruh besar terhadap tim seleksi penyelenggara pemilu di daerah.

“Mendagri akan dirotasi, posisinya akan diisi orang PDIP,” kata sumber tersebut dikutip Opsi, Rabu, 17 November 2021.

Pengamat Soroti Dinamika Politik Jelang Pemilu

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin tidak memungkiri bisa saja Tjahjo Kumolo dan Tito Karnavian tukar guling.

“PDIP tentu ingin berkuasa tiga kali berturut-turut,” ujarnya kepada wartawan, dikutip Opsi, hari ini.

Menurut Ujang, apabila Presiden Jokowi menghendaki reshuffle atau perombakan kabinet, maka harus dilakukan secepat mungkin.

Sebab, semakin lama ada proses penundaan, imbasnya para menteri akan menunggu dengan harap-harap cemas. Terlebih bagi menteri-menteri dari unsur profesional alias bukan berlatar belakang partai.

“Mereka (menteri profesional) kemungkinan akan dikorbankan kalau ada reshuffle,” kata dia.

Sementara Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi berujar, apabila reshuffle hanya untuk melayani kepentingan PDIP dan mengambil alih Plt kepala daerah di 2022 dan 2023, maka hal tersebut dianggap bukan untuk kepentingan bangsa dan sistem tata kelola negara yang sehat.

“Kenapa? Karena hanya layani kepentingan PDIP dan kepentingan politik tertentu saja. Dan ini mengherankan. Dan perlihatkan Jokowi hanya sebagai petugas partai yang layani PDIP,” ujar Muslim.

Dia melanjutkan, jika reshuffle dilakukan hanya untuk tukar guling Tjahjo Kumolo menjadi Mendagri dan Tito Karnavian menjadi Menpan RB, maka artinya Presiden Jokowi hanya mau mengurus kepentingan politik dan kekuasaan PDIP saja.

“Reshuffle demikian dapat dikatakan tidak sehat. Reshuffle itu semestinya untuk kepentingan bangsa dan negara yang lebih besar,” ucap Muslim.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo kembali menjawab soal desas-desus reshuffle atau perombakan Kabinet Indonesia Maju. Dia menekankan, yang bakal dilakukan pekan ini adalah melantik Panglima TNI, bukan me-reshuffle menteri.

Rencananya, Presiden Jokowi akan melantik Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 16 November 2021.

“Belum (reshuffle), besok pelantikan Panglima saja,” kata Jokowi seusai meresmikan Jalan Tol Serang-Panimbang seksi I ruas Serang-Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, yang disiarkan kanal YouTube Setpres, Selasa, 16 November 2021.

“Pelantikan Panglima insyaallah besok, hari Rabu,” kata Jokowi menambahkan. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Arya Novanda Rilis Single Berbahasa Inggris Bertajuk Oh Baby

Jakarta - Musisi muda Arya Novanda kembali menghadirkan karya...

Lapor Pak! Hadir di Viu dengan Kurasi Episode Paling Pecah

Jakarta - Program komedi populer "Lapor Pak!" kini resmi...

Elisabet Flassy Wandik Bawa Dekranasda Tolikara Bersinar, Stand Papua Pegunungan Jadi Magnet HUT Dekranas

MAKASSAR, Opsi.id – Kepemimpinan Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus...

Jawaban Bupati Tolikara: Emas Papua Harus Menjadi Berkat Bagi Rakyat di Tanah Papua

Shalom. Salam sejahtera bagi kita semua. Wa.. Wa.. Yaki.....

Luhut: Kemiskinan Tak Boleh Jadi Alasan Berhenti Belajar, Anak Tepi Danau Toba Bisa Mendunia

TOBA, Opsi.id  – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut...

INDAHKUS Rilis Single Terbaru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Jakarta - Setelah sukses dengan single "Malu-Malu", penyanyi muda...

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU

Jakarta, Opsi.id – Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Berita Terbaru

Popular Categories