Jakarta – Polemik batal tampilnya grup musik Juicy Luicy di panggung XYZ Liveground Batam semakin memanas. Setelah pihak penyelenggara memberikan klarifikasi mengenai persoalan kelebihan bagasi, kini Juicy Luicy angkat bicara dengan membeberkan kronologi dari sudut pandang mereka.
Dalam pernyataan resmi yang dibagikan pada Jumat (11/9/2026), band asal Bandung ini membantah narasi yang menurut mereka telah diputarbalikkan. Mereka mengungkap sejumlah persoalan yang terjadi sejak H-7 acara hingga beberapa jam sebelum keberangkatan ke Batam.
Menurut Juicy Luicy, pihaknya sudah menagih pelunasan biaya tampil dan kepastian keberangkatan sejak tujuh hari sebelum acara. Namun, jawaban yang diterima selalu berupa permintaan untuk menunggu. Bahkan, komunikasi dengan penyelenggara disebut beberapa kali tidak mendapatkan respons.
“Pelunasan baru dilakukan 18 jam sebelum jadwal keberangkatan, dan itu pun tanpa kelengkapan penting seperti tiket, bukti penginapan, tiket kepulangan, serta pre-paid bagasi ekstra,” tulis Juicy Luicy.
Situasi semakin mendesak ketika waktu keberangkatan semakin dekat. Juicy Luicy menyebut tiket keberangkatan baru dikirim pada pukul 22.26 WIB, sementara bagasi harus masuk paling lambat pukul 04.00 WIB. Kondisi ini membuat mereka berada dalam tekanan besar.
Persoalan bagasi menjadi titik krusial. Juicy Luicy mengungkap bahwa harga pembelian bagasi secara langsung di bandara mencapai Rp64 juta.
Penyelenggara disebut menawarkan untuk membayar Rp26 juta terlebih dahulu agar mereka tetap berangkat, sementara sisanya akan dilunasi setelah rombongan tiba di bandara. Namun, menurut Juicy Luicy, pembayaran Rp26 juta yang dijanjikan tersebut tidak kunjung diterima.
“Bagaimana mungkin kami percaya bahwa penyelenggara akan membayarkan angka yang sangat besar tersebut setelah kami dibohongi berkali-kali?” tulis mereka.
Juicy Luicy kemudian melakukan pengecekan langsung melalui situs maskapai dan menemukan bahwa harga pre-paid bagasi berada di kisaran Rp44 juta, lebih rendah dibandingkan harga pembelian di bandara. Mereka juga menjelaskan bahwa perubahan maskapai yang dilakukan penyelenggara membuat jatah bagasi hanya 15 kilogram per orang, sehingga kebutuhan bagasi tambahan menjadi lebih besar.
Situasi penuh ketidakpastian akhirnya membuat Juicy Luicy mengambil keputusan untuk tidak berangkat ke Batam pada Sabtu, 5 September 2026. Mereka menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan dilakukan tanpa alasan, melainkan karena tata cara dan kewajiban yang telah disepakati sejak awal tidak dijalankan sebagaimana mestinya.
Dalam klarifikasinya, Juicy Luicy menegaskan mereka memiliki bukti terkait persoalan tersebut dan siap jika pihak penyelenggara membawa kasus ini ke jalur hukum.
“Kami memiliki semua bukti dan bersedia apabila penyelenggara akan membawa ini ke jalur hukum,” tulis mereka.
Di tengah polemik yang semakin viral, Juicy Luicy turut menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar yang telah membeli tiket untuk menyaksikan penampilan mereka di Batam. Mereka mengaku memahami kekecewaan penonton dan meminta maaf secara langsung.
Meski demikian, Juicy Luicy menegaskan tidak ingin berhenti berkarya. Single terbaru mereka, “Baik Hati”, tetap dirilis di tengah situasi yang mereka sebut tidak ideal.
Ada satu hal lain yang turut disampaikan Juicy Luicy dalam klarifikasi tersebut. Mereka menyatakan tidak berniat menikmati sisa pembayaran dari pihak penyelenggara dan berencana menyumbangkan 100 persen dana tersebut kepada orang-orang yang membutuhkan di Batam.
“Kami pun tidak berniat untuk menikmati sisa pembayaran penyelenggara, maka dari itu, kami akan menyumbangkan 100 dana tersebut kepada orang-orang yang membutuhkan di Batam,” tulis mereka.
Dengan munculnya klarifikasi dari kedua pihak, polemik batal tampilnya Juicy Luicy di XYZ Liveground Batam kini menghadirkan dua versi berbeda.
Penyelenggara sebelumnya menyoroti persoalan kelebihan bagasi dan menawarkan mekanisme reimbursement, sedangkan Juicy Luicy menyebut persoalan tersebut tidak berdiri sendiri dan berkaitan dengan proses pemenuhan kewajiban serta perubahan maskapai yang berdampak pada kebutuhan bagasi.
Juicy Luicy berharap polemik ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi mereka ke depan. Mereka menutup klarifikasi dengan meminta dukungan agar dapat terus berkarya dan menjadi lebih baik.[]

