Komit Tunjukkan Hunian Berkualitas, Sarana Jaya Hadirkan Warna Fine Living

‎‎Jakarta — Perumda Pembangunan Sarana Jaya terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan hunian berkualitas melalui pengembangan proyek Warna Fine Living. Hunian tapak ini mengedepankan konsep keberlanjutan dengan mengusung tema “Within Nature’s Symphony”.

Direktur Utama Sarana Jaya, Bernard Yohanes, mengungkapkan bahwa Warna Fine Living merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan produk properti yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, proyek ini juga berorientasi pada prinsip keberlanjutan.

Fokus Nilai Lingkungan dan Kenyamanan Penghuni

“Kami terus memastikan setiap proyek yang dikembangkan tidak hanya berkualitas secara fisik. Tetapi juga memberikan nilai tambah dari sisi lingkungan dan kenyamanan hidup,” ujar Bernard Yohanes dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Selasa, 14 Februari 2026.‎‎

Ia mengungkapkan bahwa dengan konsep yang kuat serta progres pembangunan yang terus berjalan, Sarana Jaya optimistis Warna Fine Living akan semakin diminati masyarakat. Hal ini diharapkan mampu mendorong kinerja pemasaran perusahaan sepanjang tahun 2026.

Konsep ini menghadirkan harmoni antara hunian modern dan lingkungan alami. Hal tersebut diwujudkan melalui penataan kawasan yang memperhatikan keseimbangan ekosistem, ruang terbuka hijau, serta kualitas hidup penghuni.

Berlokasi di Situ Gintung, wilayah selatan Jakarta, proyek Warna Fine Living dikembangkan di atas lahan seluas 10.566 m². Kawasan ini dirancang secara terencana sebagai hunian terpadu yang nyaman dan berkelanjutan.

Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya Sarana Jaya dalam menghadirkan alternatif hunian tapak berkualitas di wilayah penyangga Jakarta yang terus berkembang.

Menyatu dengan Alam

‎‎Bernard mengungkapkan, Warna Fine Living dirancang tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang hidup yang menyatu dengan alam.‎‎

“Melalui pendekatan desain yang terintegrasi, proyek ini menawarkan lingkungan yang nyaman, sehat, serta mendukung gaya hidup modern yang berkelanjutan,” terangnya.‎‎

Adapun proyek ini menghadirkan beragam pilihan tipe hunian yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat urban. Di antaranya tipe Amethyst dengan luas bangunan 167 m² dan luas tanah 84 m², serta tipe Irish Deluxe dengan luas bangunan 129 m² dan luas tanah 66 m².

Setiap unit dirancang dengan tata ruang yang optimal, pencahayaan alami, serta sirkulasi udara yang baik untuk menunjang kenyamanan penghuni.‎‎

Bernard menambahkan bahwa pengembangan proyek terus berjalan secara bertahap. Hingga Februari 2026, Sarana Jaya telah merealisasikan pembangunan rumah contoh (show unit) tipe Deluxe 6×11 di kawasan tersebut.

Kehadiran rumah contoh ini, lanjutnya, menjadi bukti progres pengembangan sekaligus memberikan gambaran nyata kepada masyarakat terhadap kualitas hunian yang dihadirkan.‎‎

“Selain kualitas unit, kawasan Warna Fine Living juga didukung dengan fasilitas penunjang seperti area terbuka hijau, sistem keamanan lingkungan, serta aksesibilitas yang strategis. Hal ini menjadikan proyek ini sebagai salah satu pilihan hunian tapak yang kompetitif di kawasan Tangerang Selatan,” terang dia.‎‎

Memasuki Kuartal II Tahun 2026, Sarana Jaya mulai mengakselerasi langkah promosi dan pemasaran Warna Fine Living melalui berbagai pendekatan. Strategi tersebut dilakukan baik secara langsung maupun melalui kanal digital. Upaya ini dilakukan untuk menjangkau lebih luas calon konsumen sekaligus meningkatkan awareness terhadap proyek.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Grup Duo Asal Makassar, DVY Rilis Single Bloom/Gloom

Jakarta - Duo musik asal Makassar, DVY, yang terdiri...

‎Serah Terima Kunci, Sarana Jaya Jamin Legalitas Hukum AJB Hunian Menara Samawa di Pondok Kelapa

‎Jakarta - Perumda Pembangunan Sarana Jaya menggelar penandatanganan Akta...

‎Momen TP PKK DKI Jakarta dan Daya Wanita PAM Jaya Bagikan 357 Toren Air Gratis di Jakarta Timur

‎Jakarta - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP...

Pelajar SMA di Tapsel Tewas Usai Minum Racun Rumput

Tapanuli Selatan, Opsi.id  – Pelajar SMA berinisial AAS (16)...

Hadir di Jam Rawan, PJR Ditlantas Polda Sulbar Tingkatkan Patroli dan Edukasi

Mamuju, OPSI.ID - Dalam upaya menjaga keamanan, ketertiban dan...

Irjen Adi Deriyan: Anggota Berprestasi Diberi Penghargaan, Pelanggar Ditindak Tegas

Mamuju, OPSI.ID - Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar), Irjen Pol...

DPRD DKI Soroti Tajam Bisnis Tata Kelola Parkir Perumda Pasar Jaya

Jakarta - Anggota Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI...

Rapat Paripurna LKPJ 2025, Pemkot Cirebon Jadikan Rekomendasi DPRD sebagai Acuan Strategis

Cirebon - Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon berupaya untuk terus...

Berita Terbaru

Popular Categories