Komnas HAM Wanti-wanti Pengembangan Pariwisata Harus Perhatikan Dampak ke Rakyat

Jakarta – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengingatkan pemerintah agar saat melakukan pembangunan atau pengembangan sektor pariwisata dalam skala besar harus memerhatikan dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat.

“Karena ini akan berhubungan dengan sumber daya masa depan rakyat yang ada di wilayah tersebut,” kata Wakil Ketua Eksternal Komnas HAM Amiruddin di Jakarta, Rabu, 8 Desember 2021.

Hal tersebut ia sampaikan pada webinar bertajuk “Peran mediasi HAM dalam penanganan kasus dugaan pelanggaran HAM konflik dan sengketa agraria pada sektor pariwisata” sekaligus dalam rangka peringatan Hari HAM Sedunia ke-73.

Ia mengatakan dalam pengembangan dan pembangunan kawasan pariwisata berskala besar maka terdapat beberapa hal pokok yang mesti diperhatikan sejak awal.

Oleh karena itu, pemerintah atau pemangku kepentingan terkait harus menanyakan betul apakah proyek itu bisa menjadi masa depan bagi tiap-tiap warga negara di wilayah tersebut, atau justru sebaliknya membawa kerugian.

“Harus kita tanyakan betul. Sebab, jangan sampai proyek itu malah menjadikan warga negara itu jauh lebih miskin,” ujar dia.

Menurutnya, kondisi tersebut bisa saja terjadi karena warga negara yang berada di kawasan pembangunan pariwisata tersisih dari sumber daya atau barang yang selama ini digunakan sehari-hari.

“Jadi, kalau itu malah menimbulkan kemiskinan dan ketersisihan, saya rasa kita perlu melihat ulang adakah guna proyek itu untuk warga negara,” kata dia.

Dengan kata lain, pemerintah perlu duduk bersama membicarakannya agar proyek pengembangan pariwisata betul-betul memberi manfaat bagi masyarakat terutama di sekitar wilayah. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

‎DPRD DKI Segel Operator Best Parking di Blok M Square Atas Dugaan Praktik Parkir Ilegal

‎Jakarta - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran...

Dinas Kesehatan DKI Beri Update Terbaru Kasus Hantavirus di Jakarta

‎Jakarta - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan DKI Jakarta Ani...

Java Jazz Festival 2026 Hadir di NICE PIK 2 dengan Layanan Shuttle Terintegrasi

Jakarta - myBCA International Java Jazz Festival 2026 akan...

Polantas Polda Sulbar Lakukan Pengaturan dan Edukasi Lalu Lintas Menyeluruh Bagi Warga

Mamuju, OPSI.ID - Satuan Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat...

321 WNA Kasus Judi Online Internasional Dipindah ke Kantor Imigrasi

JAKARTA, Opsi.id  — Sebanyak 321 warga negara asing (WNA)...

Wali Kota Wesly Rayakan Paskah Bersama ASN Pemko Pematangsiantar

Pematangsiantar, Opsi.id - Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK...

Kerja Keras Berbuah Manis, Tiga Pelajar Mamasa Wakili Indonesia di Kuala Lumpur Cup U16

Mamuju, OPSI.ID - Tiga pelajar asal Kabupaten Mamasa berhasil...

Berita Terbaru

Popular Categories