Jakarta – Antusiasme publik semakin memuncak menjelang konser akbar KAHITNA 40 TAHUN yang akan digelar pada Sabtu, 5 September 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Jakarta.
Konser ini bukan sekadar perayaan musik, melainkan sebuah momen bersejarah yang menandai empat dekade perjalanan Kahitna dalam mengisi ruang hati jutaan pendengar.
Dipromotori oleh Enjoy Live Experience dan didukung oleh sejumlah mitra besar seperti Bank Rakyat Indonesia, Bank Tabungan Negara, Telkomsel Halo 5G, Toyota, Taspen, Coco Latte, Gekrafs, serta NICE, konser ini dipastikan menjadi salah satu pertunjukan paling megah yang pernah digelar di Indonesia.
Tiket konser menunjukkan betapa besar cinta Soulmate terhadap Kahitna. Hampir semua kategori premium seperti Super Diamond, Diamond, Platinum Plus, Platinum, Gold, dan Silver telah resmi sold out.
Kini hanya tersisa kategori Festival A seharga Rp1.350.000 dan Festival B Rp975.000 yang penjualannya bergerak cepat. Tiket resmi masih bisa diperoleh melalui Guehadir.id.
Konsep panggung bertajuk “The Soulmate Journey” akan membawa penonton menyelami kisah cinta, kenangan, dan perjalanan musik Kahitna selama empat dekade, lewat lagu-lagu abadi seperti “Cantik”, “Takkan Terganti”, “Titik Nadir”, dan “Mantan Terindah”.
Yovie Widianto, pendiri Kahitna, mengungkapkan rasa syukur mendalam menjelang konser ini.
“Tiga hari menuju panggung ini rasanya seperti membuka album lama satu per satu. Empat puluh tahun bukan sekadar angka bagi kami, itu empat puluh tahun orang jatuh cinta, patah hati, menikah, dan pulang ke rumah masing-masing sambil menyanyikan lagu-lagu kami,” tutur Yovie.
“Malam nanti, kami tidak hanya ingin tampil, kami ingin memeluk setiap kenangan itu bersama seluruh Soulmate, sebagai ucapan terima kasih yang paling tulus yang bisa kami berikan,” ujarnya.
Dino Hamid, Founder Enjoy Live Experience, menambahkan: “Di titik H-3 ini, semua yang kami rancang selama berbulan-bulan akhirnya bertemu dengan kenyataan. Bukan perkara mengejar status sold out semata, tapi memastikan setiap Soulmate yang datang ke NICE benar-benar merasakan bahwa mereka sedang berdiri di tengah sejarah, bukan sekadar menonton konser. Empat dekade perjalanan Kahitna layak dirayakan dengan standar yang belum pernah kami buat sebelumnya.”
Deretan bintang tamu istimewa juga siap memeriahkan panggung. RAN menyampaikan, “Kahitna adalah salah satu alasan kami percaya bahwa musik Indonesia bisa berbicara ke banyak generasi sekaligus. Diundang berdiri di panggung 40 tahun mereka bukan cuma kehormatan, tapi juga pengingat buat kami tentang standar yang selama ini menjadi kiblat banyak musisi.” Sementara Tiara Andini menuturkan, “Kahitna adalah salah satu alasan saya percaya bahwa lagu cinta bisa bertahan melewati zaman tanpa kehilangan maknanya. Tampil di konser 40 tahun mereka terasa seperti kesempatan yang tidak akan datang dua kali.”
Monita Tahalea menambahkan, “Saya tumbuh dengan lagu-lagu Kahitna diputar di rumah, jauh sebelum saya membayangkan akan berdiri satu panggung dengan mereka. Ada rasa haru yang sulit dijelaskan ketika sesuatu yang membentuk selera musik saya sejak kecil kini menjadi tempat saya ikut merayakan.”
Arsy Widianto mengungkapkan, “Buat saya, Kahitna bukan sekadar grup musik legendaris, tapi juga bagian dari perjalanan yang sangat dekat dengan hidup saya sendiri.” Sedangkan Niki Becker menyampaikan, “Lagu-lagu Kahitna itu semacam soundtrack masa kecil saya. Ada kebanggaan tersendiri bisa ikut menjadi bagian dari perayaan sebesar ini.”
Para personel Kahitna pun berbagi refleksi menjelang malam bersejarah. Hedi Yunus berkata, “Konser ini adalah cara kami berterima kasih, bukan hanya untuk cinta yang mereka berikan pada lagu-lagu kami, tapi juga untuk kesetiaan mereka menemani perjalanan panjang ini.”
Mario Ginanjar menambahkan, “Di usia 40 tahun ini, saya ingin membawakan setiap lagu dengan kesadaran penuh bahwa saya sedang menjaga kenangan banyak orang.”
Andrie Bayuadji menegaskan, “Musik yang jujur akan selalu punya tempat, apa pun zamannya.”
Dody Isnaini menyampaikan, “Setiap ketukan bass yang saya mainkan ikut menopang cerita hidup orang-orang yang mendengarkannya.”
Harry Suhardiman menekankan, “Perkusi itu detail kecil yang sering tidak disadari, tapi justru dari detail-detail seperti itulah warna khas Kahitna terbentuk.”
D. Bambang Purwono menutup dengan, “Merayakan 40 tahun ini membuat saya sadar betapa besar tanggung jawab kami untuk terus menjaga kualitas karya, bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk generasi Soulmate berikutnya.”
Dengan tata panggung berskala besar, konsep “The Soulmate Journey”, serta kejutan khusus yang telah disiapkan, konser KAHITNA 40 TAHUN dipastikan menjadi salah satu perayaan musik paling bersejarah di Indonesia.
Bagi para Soulmate, ini bukan sekadar konser, melainkan momen untuk merayakan cinta, kenangan, dan perjalanan empat dekade bersama karya-karya abadi Kahitna. []

