Jakarta – Setelah hiatus sejak 2023, musisi independen Raben kembali ke panggung musik dengan single terbaru berjudul “Lu lu gua gua”. Lagu ini bukan sekadar karya musik, melainkan refleksi personal atas pengalaman nyata yang dialami sang musisi.
Raben mengaku terinspirasi dari fenomena sehari-hari, baik di dunia nyata maupun media sosial, di mana keberhasilan seseorang seringkali diiringi komentar negatif dari pihak luar.
“Semua orang punya cara untuk mencapai keberhasilan, tetapi sifat iri dari luar hampir selalu mengikuti dan tidak bisa dielakan. Lagu ini mempunyai pesan untuk tetap bangga akan keberhasilan masing-masing dan tetap maju walau pun ada yang tidak senang,” ucapnya.
Lagu ini menjadi simbol perlawanan terhadap budaya validasi berlebihan. Menurut Raben, banyak orang yang merasa perlu membuktikan diri di hadapan publik, namun justru terjebak dalam lingkaran komentar negatif.
Lagu “Lu lu gua gua” hadir sebagai ajakan untuk tetap percaya diri, merayakan pencapaian pribadi, dan tidak terpengaruh oleh suara-suara yang meremehkan.
Musik afro beat dipilih sebagai nuansa utama, sebuah genre yang tengah populer dan banyak dinikmati generasi muda. Raben memadukannya dengan rap dan hip-hop, ranah yang sudah menjadi identitasnya sejak awal berkarier.
Kolaborasi dengan Louie Drayden, rekan musisi yang sebelumnya terlibat dalam album “New Kicks For Goofies”, menambah dimensi baru dalam aransemen lagu ini.
Proses mixing dan mastering dipercayakan kepada Joseph Cramer, memastikan kualitas produksi tetap terjaga meski Raben masih bergerak secara independen. Ia menegaskan bahwa setelah perilisan single ini, fokusnya akan berlanjut pada karya-karya berikut hingga menuju EP terbaru yang dijadwalkan rilis pada 2027.
Lewat single “Lu lu gua gua”, Raben tidak hanya kembali ke industri musik, tetapi juga menyampaikan pesan kuat tentang keberanian untuk tetap berdiri tegak di tengah komentar negatif.
Lagu ini menjadi bukti bahwa musik bisa menjadi medium refleksi sekaligus perlawanan terhadap budaya validasi yang kerap mengekang kreativitas.


