Maruarar Sirait Genjot 21 Ribu Rumah Layak di Papua

Jakarta –  Maruarar Sirait selaku Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Upaya ini diwujudkan melalui peningkatan signifikan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada tahun 2026.

Menteri Maruarar Sirait mengungkapkan, total bantuan yang disiapkan tahun ini mencapai 400.000 unit rumah di seluruh Indonesia.

Melonjak tajam dibandingkan tahun 2025 yang hanya sebanyak 45.000 unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 21.000 unit dialokasikan khusus untuk wilayah Papua.

“Kuota BSPS di Papua kita tingkatkan menjadi minimal sekitar 21.000 unit yang tersebar di enam provinsi dan 42 kabupaten/kota. Artinya, setiap kabupaten/kota akan mendapatkan minimal 500 unit,” ujar Maruarar, Kamis (30/4/2026).

Ia menegaskan, peningkatan alokasi ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan perumahan hingga ke wilayah timur Indonesia.

BACA: Cerita Kisah Menteri BKPM, Maruarar: Kader GAMKI-GMKI Bisa Ikuti Rekam Jejak Bahlil

Melalui program ini, masyarakat diharapkan dapat menikmati hunian yang layak, sehat, dan aman.

“Program BSPS ini adalah bukti nyata kehadiran negara, terutama di Papua. Kita ingin masyarakat memiliki rumah yang layak sebagai fondasi kehidupan yang lebih baik,” katanya.

Program BSPS dijadwalkan mulai berjalan pada Mei 2026.

Pemerintah menargetkan percepatan penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Isu Viral di Indonesia Awal Mei 2026: dari Aksi Buruh hingga Tren TikTok

Jakarta, Opsi.id – Memasuki awal Mei 2026, berbagai isu...

Prabowo Terbitkan PP Tata Kelola Ekspor SDA: CPO, Batu Bara, dan Ferro Alloy Kini Wajib Lewat BUMN

Jakarta, Opsi.id — Presiden Prabowo Subianto resmi menerbitkan Peraturan...

Pemkab Cirebon Apresiasi Komitmen Sosial Cirebon Power, dari Bantuan Kurban hingga Pelatihan Kerja Warga

Cirebon – Pemerintah Kabupaten Cirebon menyampaikan apresiasi terhadap komitmen...

PHK Dinilai karena Efisiensi, Lion Air Grup Wajib Bayar Pesangon Rp 2,3 Miliar kepada 9 Teknisi

Jakarta - Perjuangan hukum yang ditempuh sembilan teknisi maskapai...

Forum Pemuda Mamasa Soroti Ketimpangan Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Terpencil

Mamasa, OPSI.ID - Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas)bRabu, 20...

Turnamen Antar SD di Mamuju Jadi Langkah Penguatan Sepakbola Usia Dini

Mamuju, OPSI.ID - Ketua PSSI Mamuju, Febrianto Wijaya, menegaskan...

Berita Terbaru

Popular Categories