Pernah Empat Kali Kalah Pilpres, Prabowo Sebut RI Sudah Salah Arah Sejak Era 1990-an

Bandar Lampung – Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan di balik keputusannya berkali-kali maju dalam pemilihan presiden sebelum akhirnya terpilih pada Pilpres 2024.

Dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Rabu, 10 Juni 2026, Prabowo mengatakan dirinya telah berusaha menjadi presiden sejak 2004 dan mengalami empat kali kekalahan.

“Saya usaha jadi presiden dari 2004 konvensi Golkar, 2004, 2009, 2014, 2019, 2024. Lima kali. Empat kali kalah. Empat kali kalah,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, banyak pihak mempertanyakan mengapa dirinya tetap maju dalam kontestasi politik meski berulang kali mengalami kegagalan.

“Orang bingung, sudah empat kali kalah masih mau maju lagi? Saudara-saudara, ada analis-analis ya, podcast-podcast ya kan, ‘Prabowo pengen banget jadi presiden sampai sekian kali’,” ujarnya.

Prabowo menegaskan bahwa keinginannya menjadi presiden bukan sekadar untuk meraih jabatan. Ia mengaku telah lama melihat adanya persoalan dalam arah pembangunan Indonesia.

Nilai Indonesia Pernah Menuju Arah yang Salah

Prabowo mengatakan pengalamannya mengamati kondisi bangsa sejak era 1990-an menjadi alasan utama dirinya terus maju dalam pemilihan presiden.

“Saudara-saudara, kenapa saya ingin jadi presiden? Saya ingin jadi presiden karena saya sudah lihat dari tahun 90-an Indonesia menuju arah yang salah. Saya sudah melihat. Saya bukan mau jadi presiden hanya untuk jadi presiden,” katanya.

Karena itu, Prabowo mengaku memiliki tekad untuk memperbaiki kondisi bangsa melalui jalur kepemimpinan nasional. Menurutnya, dorongan tersebut yang membuat dirinya tetap bertahan dan terus mengikuti pemilihan presiden hingga akhirnya memenangkan Pilpres 2024.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo di hadapan peserta Munas HIPMI XVIII yang dihadiri para pengusaha muda dari berbagai daerah di Indonesia.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Akal-Akalan Provider Internet: Kuota Sudah Dibayar, Mengapa Masih Boleh Hangus?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Sambut Konser 30 Tahun UNGU, Vedra dan Gerald Rilis Ulang Lagu Tercipta Untukku

Jakarta - Lagu ikonis milik grup musik Ungu, "Tercipta...

Duovertime Angkat Dinamika Dunia Kerja Modern di Single Ga Pernah End

Jakarta - Dinamika kehidupan profesional di perkotaan sering kali...

Menteri PKP Maruarar Sirait Genjot Kinerja BP Tapera, Realisasi FLPP Capai 178.211 Unit

Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar...

KAI Properti Sulap Aset Seluas 2.500 Meter Persegi di Jakpus Menjadi Lapangan Padel

Jakarta – KAI Properti mengembangkan aset di Jalan Ir....

Downgrade Kelas Menengah: Gaji Mengecil, Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Perlu Segera Diperbaiki

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

‎Global Pals ITPLN, Jembatan Mahasiswa Menuju Dunia

‎Jakarta – Institut Teknologi PLN (ITPLN) meluncurkan ITPLN Global...

Pemprov DKI Dorong Modal Dasar Bank Jakarta Naik Jadi Rp26 Triliun dan Siap Ekspansi Global

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan langkah...

Berita Terbaru

Popular Categories