Jakarta, Opsi.id – Bintang Timnas Prancis Kylian Mbappe menilai persaingan memperebutkan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 masih terbuka.
Meski kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak, Mbappe meyakini Lionel Messi akan kembali mencetak gol saat Argentina menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Mbappe menegaskan keyakinannya setelah Prancis kalah 4-6 dari Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga di Miami Gardens.
Pada laga terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih Les Bleus itu, Mbappe mencetak dua gol sehingga koleksi golnya di turnamen ini menjadi 10 gol, unggul dua gol atas Messi yang mengemas delapan gol.
Penyerang Real Madrid itu juga telah mengoleksi 22 gol sepanjang kariernya di Piala Dunia, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen dan unggul satu gol dari Messi.
Meski demikian, Mbappe yakin sang kapten Argentina akan kembali menunjukkan ketajamannya di partai final.
“Leo pasti akan mencetak gol, itu sudah pasti. Dia selalu mencetak gol,” ujar Mbappe kepada stasiun televisi Prancis, M6.
Baca juga: Dulu Digendong Messi, Kini Yamal Jadi Lawan di Final Piala Dunia 2026
Mbappe mengaku tidak terlalu memikirkan rekor individu meskipun torehan golnya terus bertambah.
“Saya berusaha membantu tim saya mencetak gol. Memang benar, ketika Anda mencetak banyak gol di Piala Dunia, itu akan meningkatkan posisi Anda dalam beberapa hal.”
“Tetapi saya lebih memilih untuk tidak terlalu memikirkan status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa. Akan bagus untuk warisan saya jika dikenang sebagai salah satu pemain hebat, tetapi bukan itu yang ada di pikiran saya saat ini,” ujar dia.
Mengenai kekalahan dari Inggris, Mbappe mengakui timnya tampil sangat buruk pada babak pertama hingga tertinggal empat gol.
Namun, ia memuji respons rekan-rekannya yang bangkit setelah turun minum meski akhirnya tetap kalah 4-6.
“Saya rasa ada dua periode yang berbeda. Awalnya saya mengerti jika ada yang berpikir kami tidak menghormati seragam tim nasional.”
Baca juga: Mbappé dan Kane Jadi Bahan Candaan Penggemar, Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Memanas
“Kami benar-benar terkejut dan Inggris menyadarkan kami. Di babak kedua kami kembali menjadi pemain-pemain level atas, mesin mental yang tidak lagi dipengaruhi perasaan, sehingga kami mampu memenangkan babak kedua.”
Mbappe juga mengaku sedih gagal mempersembahkan kemenangan pada laga perpisahan Didier Deschamps.
“Kami tidak menang dan itu sangat disayangkan bagi pelatih. Kami ingin melakukan sesuatu untuknya. Babak pertama membuat kami merasa telah mengecewakannya, meski itu bukan yang kami inginkan.”
“Kami ingin berterima kasih atas semua yang telah dia lakukan. Pertandingan ini tidak akan menodai legenda Didier Deschamps.”
Dengan keunggulan dua gol atas Messi, Mbappe masih berada di posisi terdepan dalam perburuan Sepatu Emas.
Namun, apabila Messi mencetak dua gol atau lebih di final melawan Spanyol, persaingan penghargaan individu paling bergengsi di Piala Dunia itu akan kembali memanas. []


