Makassar, OPSI.ID – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengingatkan kepada seluruh kader terkait keputusan Musyawarah Nasional (Munas) yakni menaikkan perolehan kursi legislatif di Pemilu 2029 dan terus mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Hal tersebut disampaikan Bahlil di Musyawarah Daerah Golkar Sulsel di Hotel Claro Makassar, Sabtu (18/7/2026).
Bahlil mengatakan keputusan di Musyawarah Nasional Golkar yakni meningkatkan perolehan kursi di DPR RI. Saat ini Golkar memiliki 102 kursi di DPR RI.
“Dalam munas sudah kita putuskan, bahwa yang pertama adalah bagaimana kita menaikkan kursi partai untuk DPR RI dari 102 menjadi 102 lebih. DPRD Provinsi juga harus, dan Kabupaten/kota juga kita harus naikkan kursinya. Ini adalah tugas dan tanggung jawab pengurus baru ke depan,” ujarnya.
Bahlil juga menegaskan Partai Golkar tetap mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
“Dan yang kedua, menurut keputusan Munas adalah mendukung pemerintahan di bawah pimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka. Ini yang menjadi mimpi partai kita ke depan,” tegasnya.
Bahlil mengatakan Musda merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi partai di tingkat daerah. Ia menjelaskan <span;>Musda melahirkan tiga keputusan besar yakni Laporan pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan, program kerja serta rekomendasi, dan terakhir pemilihan Ketua DPD.
“Dalam konteks itu menurut saya, konsolidasi adalah kata kunci untuk bagaimana kita bisa mendorong seluruh komponen dan kekuatan partai untuk mencapai tujuan. Dan saya mengapresiasi panitia, khususnya kepada Kanda Muhidin (Plt Golkar Sulsel) yang telah melaksanakan musda ini,” ujarnya.
Bahlil sempat menyinggung penurunan perolehan suara Golkar Sulsel di Pemilu 2025. Meski demikian, Bahlil menyebut penurunan kursi di legislatif tidak signifikan selama masa kepemimpinan Taufan Pawe sebagai Ketua Golkar Sulsel.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak (Taufan) Pawe yang telah melaksanakan masa kepengurusannya. Saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan, sekalipun kursi turun. Tapi turunnya tidak terlalu banyak,” tuturnya.
Untuk itu, Bahlil meminta kepada seluruh pengurus Golkar Sulsel untuk segera merumuskan langkah-langkah terukur dan jelas. Selain itu, Bahlil meminta konsolidasi untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Provinsi Sulsel.
“Kalau sudah Musda provinsi, segera lakukan musda tingkat kabupaten/kota dan di kecamatan dan desa,” ucapnya.
Hasil Musda, menetapkan mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel. Ilham Arief Sirajuddin ditetapkan secara aklamasi karena hanya ada satu calon ketua.[]


