Muh Haris Berharap Program Asupan Gizi Sejak Dini Tepat Sasaran ke Masyarakat Semarang

Semarang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah menggelar sosialisasi kali ini di Kalijambe, Kecamatan Bringin, Semarang pada Jumat, (3/4).

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI, pemerintah daerah, hingga perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN). Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris menjadi pembicara utama dalam sosialisasi kali ini.

Dalam pemaparannya, Muh Haris menegaskan bahwa Program MBG merupakan langkah konkret pemerintah dalam memastikan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak, santri, dan ibu hamil.

“Melalui Program Makan Bergizi Gratis ini, kami berharap anak-anak, santri, dan ibu hamil benar-benar mendapatkan makanan bergizi dari pemerintah, sekaligus ekonomi daerah ikut bergerak karena bahan pangan disuplai oleh masyarakat sekitar dan dapur-dapur program dapat menyerap tenaga kerja lokal,” ujar Muh Haris.

Program MBG menargetkan berbagai kelompok penerima manfaat, mulai dari siswa SD hingga SMA, santri pondok pesantren, serta ibu hamil dan kelompok rentan lainnya. Selain fokus pada peningkatan kesehatan dan tumbuh kembang generasi muda, program ini juga dirancang untuk memberikan dampak ekonomi melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, serta pelaku usaha lokal dalam rantai pasok pangan.

MBG sendiri merupakan inisiatif Presiden Republik Indonesia yang bertujuan mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Dengan melibatkan berbagai sektor, program ini diharapkan mampu menekan angka stunting, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan dapat memahami manfaat dan peran aktif yang dapat dilakukan dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis di daerah masing-masing. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Grup Duo Asal Makassar, DVY Rilis Single Bloom/Gloom

Jakarta - Duo musik asal Makassar, DVY, yang terdiri...

Maruarar Sirait Terpilih Menjadi Ketua Umum DPP PIKI 2026-2031

Jakarta, Opsi.id - Maruarar Sirait terpilih sebagai Ketua Umum...

Ade Govinda Raih 8 Platinum Awards di RUA Asiri 2026

Jakarta - Ade Govinda kembali menorehkan sejarah di industri...

Menko AHY: Pembangunan Giant Sea Wall Masuk Program Prioritas Presiden Prabowo

‎Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan...

Lindee Cremona Rilis Single Balada Emosional Bertajuk Doa Untuk Ayah

Jakarta - Penyanyi muda Lindee Cremona kembali menambah daftar...

34 Keluarga di Padangsidimpuan Laporkan Dugaan Kerugian Rp10,2 Miliar, Korban Minta Perhatian DPR

Jakarta — Sebanyak 34 keluarga di Padangsidimpuan, Sumatra Utara,...

Pertamina Kembali Naikkan BBM Non-Subsidi, Ini Rinciannya

Jakarta – PT Pertamina (Persero) kembali menyesuaikan harga Bahan...

Prajogo Pangestu dan Bisnis Tambang Halmahera Timur Jadi Sorotan: Negara Diminta Tanggung Jawab

Jakarta — Aktivitas pertambangan dan pembangunan kawasan industri baterai...

Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih Tembus 639 Ribu Pelamar

Jakarta, Opsi.id  — Rekrutmen manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah...

Kuliner Ekstrem Kian Viral, dari Seblak Level Neraka hingga Mie Jumbo Tantang Nyali

Jakarta, Opsi.id  — Tren kuliner ekstrem tengah merajai media...

Berita Terbaru

Popular Categories