PGI Kecam Penyegelan Gereja POUK Tesalonika Tangerang

Jakarta – Peristiwa penyegelan gereja oleh kelompok intoleran kembali terjadi, kali ini di Tangerang, Banten.

Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) Tesalonika di Teluknaga, Tangerang terjadi pada Jumat, 3 April 2026.

Merespons kejadian itu, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam tindakan penyegelan.

Kejadian tersebut dianggap melukai perasaan umat Kristen yang sedang memasuki perayaan Paskah.

Mencederai komitmen bangsa terhadap kebebasan beragama dan beribadah sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 28E dan Pasal 29.

Pdt. Etika Saragih selaku Sekretaris Eksekutif Bidang Keadilan dan Perdamaian PGI dalam pernyataannya, menyebut PGI memahami pentingnya ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan, termasuk terkait perizinan bangunan. 

Namun penegakan aturan tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan hak dasar warga negara, terlebih dalam situasi yang sarat tekanan sosial dan potensi diskriminasi terhadap kelompok minoritas.

Baca juga: Warga Protes dan Bongkar Masjid Mirip Gereja di Bima

“PGI mengecam tindakan penyegelan yang dilakukan tanpa mempertimbangkan secara adil hak konstitusional umat untuk beribadah, khususnya pada momentum sakral seperti Jumat Agung dan menjelang Paskah,” kata Pdt Etika dilansir Minggu, 5 April 2026.

PGI kata Pdt Etika, mendesak pemerintah untuk mewujudkan jaminan rasa aman dalam beribadah bagi seluruh penganut agama dan kepercayaan tanpa kecuali.

Serta memastikan tidak ada tindakan serupa yang menghambat hak fundamental warga negara.

Meminta aparat negara untuk tidak tunduk pada tekanan kelompok tertentu, tetapi berdiri tegak sebagai pelindung seluruh warga negara tanpa diskriminasi.

PGI juga mendorong dialog yang inklusif dan berkeadilan, guna mencari solusi jangka panjang dan permanen yang menghormati hak semua pihak.

Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri, mengedepankan semangat toleransi, serta merawat kebinekaan sebagai anugerah dan kekuatan bangsa Indonesia.

PGI mengingatkan bahwa panggilan gereja adalah menghadirkan damai di tengah dunia. 

Namun damai tidak boleh dibangun di atas ketidakadilan. 

“Oleh karena itu, kami berharap agar negara sungguh-sungguh hadir sebagai penjamin keadilan dan pelindung kebebasan beragama bagi seluruh warga,” katanya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Grup Duo Asal Makassar, DVY Rilis Single Bloom/Gloom

Jakarta - Duo musik asal Makassar, DVY, yang terdiri...

Maruarar Sirait Terpilih Menjadi Ketua Umum DPP PIKI 2026-2031

Jakarta, Opsi.id - Maruarar Sirait terpilih sebagai Ketua Umum...

Menko AHY: Pembangunan Giant Sea Wall Masuk Program Prioritas Presiden Prabowo

‎Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan...

Lindee Cremona Rilis Single Balada Emosional Bertajuk Doa Untuk Ayah

Jakarta - Penyanyi muda Lindee Cremona kembali menambah daftar...

34 Keluarga di Padangsidimpuan Laporkan Dugaan Kerugian Rp10,2 Miliar, Korban Minta Perhatian DPR

Jakarta — Sebanyak 34 keluarga di Padangsidimpuan, Sumatra Utara,...

Pertamina Kembali Naikkan BBM Non-Subsidi, Ini Rinciannya

Jakarta – PT Pertamina (Persero) kembali menyesuaikan harga Bahan...

Prajogo Pangestu dan Bisnis Tambang Halmahera Timur Jadi Sorotan: Negara Diminta Tanggung Jawab

Jakarta — Aktivitas pertambangan dan pembangunan kawasan industri baterai...

Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih Tembus 639 Ribu Pelamar

Jakarta, Opsi.id  — Rekrutmen manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah...

Kuliner Ekstrem Kian Viral, dari Seblak Level Neraka hingga Mie Jumbo Tantang Nyali

Jakarta, Opsi.id  — Tren kuliner ekstrem tengah merajai media...

Deretan Ekonom Dunia dan Sumbangsih Besarnya bagi Ilmu Ekonomi

Jakarta, Opsi.id - Perjalanan panjang ilmu ekonomi tidak bisa...

Berita Terbaru

Popular Categories