PDIP Minta Para Guru Jadi Benteng Ideologi Transnasional

Jakarta – Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah mengatakan setiap guru harus bisa menjadi benteng ideologi bagi anak didik dalam menghadapi transnasionalisme.

“Guru tidak saja sekadar mengajar teori, tetapi bisa menjadi bagian dari benteng ideologi yang menjaga penerus bangsa dari ancaman ideologi transnasionalisme,” kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis, 25 November 2021.

Menurut dia, saat ini atau pada era revolusi industri 4.0, pekerjaan guru menjadi lebih berat. Sebab, teknologi membuat guru dan buku bukan satu-satunya sumber ilmu dan informasi.

Kemajuan teknologi dan informasi, katanya, membuat siswa bisa mengakses informasi secara bebas tanpa batas. Dari segi pengembangan, hal tersebut memang bagus, namun bisa menjadi ancaman, salah satunya terkait ideologi transnasional.

Dalam menghadapi banjir informasi yang bersifat transnasional itu, ia berharap para guru dapat memperkuat aspek kognitif siswa dengan ideologi Pancasila. Setidaknya, ujar dia, ada dua ideologi transnasional yang secara masif menjadi penumpang gelap kemajuan teknologi dan informasi yang terus berusaha menghancurkan generasi muda Indonesia.

“Paham individual dan liberal menegasikan kepentingan komunal dan mengedepankan kepentingan individu,” ujar politikus PDI Perjuangan itu.

Berangkat dari pemahaman itu, paparnya, maka akan lahir pembelaan atas paham yang melegalkan pernikahan sejenis di beberapa negara barat. Aktivitas ini banyak yang membela dengan mengatasnamakan hak asasi manusia.

Di sisi lain, lanjut dia, fudamentalisme dan radikalisme berbasis agama juga muncul. Hal itu dibuktikan dengan berbagai temuan lembaga survei nasional tentang adanya sikap intoleran dan penolakan terhadap Pancasila.

Jika hal tersebut dibiarkan, Ahmad Basarah pesimistis para guru akan menjadi benteng ketahanan ideologi nasional. Oleh karena itu melalui momentum peringatan Hari Guru Nasional, maka semua guru hendaknya mengingat kembali pesan Bung Karno dalam tulisannya “Menjadi Guru di Masa Kebangunan”. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Kerja Keras Berbuah Manis, Tiga Pelajar Mamasa Wakili Indonesia di Kuala Lumpur Cup U16

Mamuju, OPSI.ID - Tiga pelajar asal Kabupaten Mamasa berhasil...

Pameran Budaya Pancasila 2026 di Mamuju Resmi Digelar

Mamuju, OPSI.ID - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat...

Bus Halmahera Terbalik Keluar Tol JMKT, 4 Penumpang Tewas

SERDANG BEDAGAI, Opsi.id  — Satu unit Bus Halmahera BK...

Bali Tuan Rumah Red Bull Cliff Diving World Series 2026

BALI, Opsi.id  — Musim ke-17 Red Bull Cliff Diving...

Dirreskrimum Polda Sulsel Diganti, Ini Sosok Penggantinya

Makassar, OPSI.ID - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Djuhandhani...

Reynaldo Bryan Dorong HIPMI Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional

JAMBI, Opsi.id  — Reynaldo Bryan mendorong transformasi Himpunan Pengusaha...

Ariel NOAH Rilis Single Ancika untuk OST Dilan ITB 1997

Jakarta - Ariel NOAH kembali menyapa penggemar dengan karya...

Berita Terbaru

Popular Categories