Penceramah Kritik Pemerintah di Masjid, JK: Untuk Amar Makruf Nahi Mungkar

Jakarta – Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) mengakui memang ada sejumlah ustaz atau penceramah yang menyampaikan kritik terhadap pemerintah di lingkungan masjid.

Namun, menurutnya, hal itu dilakukan bukan untuk meruntuhkan negara.

“Kalau ada yang mengkritik itu saya yakin sifatnya untuk amar makruf nahi mungkar. Bukan dalam rangka meruntuhkan negara,” kata JK usai salat Jumat dan silaturahmi dengan Pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islam di Makassar, dikutip Opsi, Sabtu, 29 Januari 2022.

Jika memang ada yang bicara di masjid ingin memberontak pada negara, JK mempersilakan pemerintah untuk bertindak tegas.

“Silakan ditangkap. Tapi tidak secara umum masjid begitu,” ujar mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 itu.

JK menyampaikan hal itu untuk merespons rencana Polri dalam memetakan masjid terkait upaya mencegah paham radikalisme dan terorisme melalui tempat ibadah.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) itu pun menilai tidak ada paham radikalisme yang pernah mengacaukan negara lewat masjid.

“Tidak ada yang pernah mengacau negara itu lewat masjid. Tak pernah ada dibaiat di masjid, macam-macam,” ujarnya.

JK mengatakan, aksi radikalisme justru berasal dari rumah kontrakan. Seperti aksi-aksi pembuatan bom, membentuk kelompok-kelompok dan jaringan, bahkan membuat aksi radikalisme. Sehingga, ia mendorong untuk memeriksa semua rumah kontrakan.

“Kalau masalahnya begitu. Periksa semua rumah-rumah kontrakan,” kata JK lagi.

Diketahui, Mabes Polri menyatakan bahwa pihaknya akan memetakan masjid-masjid di Indonesia.

Direktur Keamanan Negara Badan Intelijen Keamanan Polri Brigjen Pol Umar Effendi mengatakan, pemetaan masjid merupakan salah satu upaya menangkal paham ekstremisme dan radikalisme.

Itu disampaikan dalam agenda Halaqah Kebangsaan Optimalisasi Islam Wasathiyah dalam Mencegah Ekstremisme dan Terorisme yang digelar MUI, Rabu, 26 Januari 2022. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Proyeksi Ekonomi Indonesia dan Kewaspadaan Masyarakat di Tanah Papua Menjelang Akhir Tahun 2026

Seorang pakar feng shui ikut memperingatkan rakyat Indonesia terkait...

ISEF 2026 Catat Kesepakatan Rp27,43 Triliun, Pembiayaan Syariah Digenjot

Jakarta – Penguatan akses pembiayaan syariah menjadi salah satu...

BP Tapera Evaluasi Penyaluran KPR FLPP, Percepat Pembiayaan Rumah Subsidi MBR

Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)...

SIMAKDIALOG Rilis Album Fisik 1995 Bareng Demajors

Jakarta - Kolektif musik jazz kontemporer legendaris, SIMAKDIALOG, kembali...

Peringatan 100 Tahun Inspirasi Generasi Penyiar – Tribute to Sambas Mangundikarta Digelar di Jakarta

Jakarta - Sejarah panjang dunia penyiaran dan jurnalistik Indonesia...

Petrokimia Gresik Libatkan 26 Karyawan dalam Pemberdayaan Warga Gowa

Gowa, OPSI.ID - Sebanyak 26 karyawan PT Petrokimia Gresik...

Berita Terbaru

Popular Categories