Penerima Vaksin Lengkap Tembus 98 Juta Jiwa Penduduk Indonesia

Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 melaporkan jumlah warga Indonesia yang telah menerima dosis vaksin secara lengkap mencapai 98,046 juta jiwa hingga Jumat, pukul 12.00 WIB.

Data Satgas Covid-19 yang diterima Jumat, 3 Desember 2021 kemarin,  jumlah penduduk yang telah mendapat suntikan dua dosis vaksin Covid-19 bertambah 728.185 menjadi 98.046.834 orang.

Sementara itu, jumlah penerima vaksin dosis pertama yang tercatat kemarin sebanyak 617.863 jiwa. Dengan tambahan tersebut, maka jumlah penerima vaksinasi dosis pertama kini menjadi 141.503.092 jiwa.

Adapun total vaksinasi untuk dosis ketiga bertambah sebanyak 18.159 orang menjadi 1.242.242 orang.

Pemerintah berencana memvaksinasi sebanyak 208.265.720 juta orang. Dengan demikian maka tercatat, suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 sudah diberikan pada 67,94 persen dari total 208.265.720 warga yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19.

Sementara warga yang sudah selesai menjalani vaksinasi baru meliputi 47,07 persen dari total sasaran.

Sementara itu, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong mengatakan lancarnya kedatangan vaksin, membuat upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi menjadi lebih optimal.

Pada Kamis, 2 Desember 2021 kemarin, Indonesia kembali kedatangan vaksin Covovax tahap II. Vaksin Covovax tiba dengan jumlah 4.865.500 dosis sekitar pukul 22.40 WIB.

Usman mengatakan, hal ini sudah menjadi komitmen pemerintah untuk mengamankan ketersediaan vaksin di Indonesia. Pemerintah, lanjut dia, juga terus meningkatkan capaian vaksinasi di daerah-daerah.

Dengan kondisi geografis dan banyaknya jumlah penduduk, merupakan tantangan tersendiri untuk bisa segera mencapai terbangunnya herd immunity atau kekebalan kelompok.

Menurutnya, dibutuhkan kerja sama dan peran serta semua elemen agar program vaksinasi nasional ini bisa semakin cepat dan luas. Terpenting adalah peran serta dan partisipasi masyarakat.

Ia menambahkan, pemerintah tidak bosan mengajak seluruh masyarakat segera divaksinasi, tidak perlu pilih-pilih vaksin, karena semua vaksin aman dan berkhasiat.

“Vaksinasi bukan sekadar upaya untuk melindungi diri, melainkan juga untuk melindungi keluarga dan seluruh masyarakat,” ujar Usman. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

‎PS ITPLN Lestarikan Budaya Sunda di Jakarta, Perkuat Kebersamaan Mahasiswa Jabar dan Banten

‎Jakarta - Paguyuban Sunda (PS) Institut Teknologi PLN terus...

‎Rupiah Tembus Rp18.000, Seberapa Mahal Harga Menjaga Stabilitas?

Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Fraksi PSI Jakarta Minta Pemprov DKI Tepat Sasaran saat Salurkan Bansos KAK, KLJ, dan KPDJ

‎Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mencairkan...

Berawal dari Pengawasan Sumur Bor, Polda Sulsel Renovasi Masjid Nurul Jihad

Makassar, OPSI.ID - Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani...

BP Tapera Perkuat Sinergi dengan Kemenhut melalui Program KPR Subsidi FLPP

Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)...

Pramono Anung Ajak Warga Hilangkan Kebiasaan Buang Sampah di Sungai Anak Kali Krukut

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta warga...

The Brandals Rilis Album Penuh ke-6 Bertajuk Oposisi

Jakarta - Grup band rock independen The Brandals siap...

Berita Terbaru

Popular Categories