Penuhi Undangan KSP, Norman dan Warga Jelaskan Perseteruan dengan Sentul City

Jakarta – Kantor Staf Presiden (KSP) RI mengundang warga Desa Bojong Koneng dan Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor ke Istana Negara, Selasa, 8 Februari 2022.

Dalam pertemuan itu warga didampingi oleh Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa) KP Norman Hadinegoro, Ketua Umum Masyarakat Pertanahan Indonesia (MPI) Sani Alamsyah, dan Sekjen MPI, Evie Maisara.

Ditunjuk sebagai juru bicara beberapa desa di Kecamatan Babakan Madang, Norman mengatakan pertemuan itu bertujuan untuk memberikan penjelasan atas sengketa tanah warga dengan PT Sentul City.

“Beberapa Desa Kecamatan Babakan Madang menjelaskan bahwa penggarap tanah yang disengketakan itu sudah digarap puluhan tahun oleh warga bahkan sebelum Indonesia merdeka penduduknya sudah bermukim disana,” kata Norman dalam keterangannya, Rabu, 9 Februari 2022.

Norman juga membawa dokumen peta situasi tanah PTP XI tahun 1994 diketahui dan ditanda tangani oleh Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Provinsi Jawa barat.

“Peta tanah PTP XI ini sebagai alas dasar untuk menyelesaikan sengketa tanah garapan warga dengan Sentul City,” ujarnya.

Dia menuturkan, dalam gambar peta itu terdapat perkampungan penduduk Cijayanti, Bojong Koneng, Pasir Karet, Blok Legok Banteng, Citaringul, dan Kampung Babakan Madang

“Bahkan di tengah tanah PTP XI ada penduduk penggarap yang sudah puluhan tahun bercocok tanam,” tuturnya.

Dia menjelaskan, dalam lampiran tanah PTP XI yang dikenal PT Perkebunan XI mengeluarkan surat ke Badan Pertanahan Kabupaten Bogor tahun 1995 bahwa tanah di Blok Gegendom, Blok Legok Banteng, dan Bojong Koneng tidak termasuk PT Pajar Marga Permai, PT Dasamas Bhakti Persada maupun PT Light Instromindo.

Lebih lanjut, Norman berharap KSP dapat mempertemukan masyarakat dengan Sentul City.

“Warga yang bersengketa dengan Sentul City, berharap KSP dapat mengundang semua pihak agar persoalan pencaplokan tanah rakyat tidak semena-mena main gusur, merobohkan rumah warga dan intimidasi memakai gaya preman,” tuturnya.

“Sangat memalukan kasus ini, apa lagi terjadi tidak jauh dari Istana Bogor dan Istana Negara,” katanya menambahkan.

Sebaiknya, lanjut dia, SHGU dan SHGB di atas tanah bekas PT Perkebunan XI yang dikuasai oleh PT Sentul City dicabut dan diluruskan kembali posisi tanahnya ke semula.

“Seperti diketahui penggarap tanah yang sudah puluhan tahun dilindungi Undang-Undang Agraria. Kami berharap warga dimanapun berada dilindungi atas hak tanah agar tidak terombang-ambing mencari keadilan sampai berlarut-larut,” katanya.

Dia menegaskan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah menginstruksikan agar mafia tanah di negeri ini segera diberantas.

“Presiden Jokowi sudah menginstruksikan pemberantas mafia tanah di seluruh Indonesia dan menginstruksikan Polri, Jaksa Agung, BPN agar sungguh-sungguh menyelesaikan sengketa dan mafia tanah,” ujarnya.

“Presiden Jokowi melalui KSP punya perhatian serius terhadap pertanahan. Semoga dalam waktu dekat peranan KSP dapat mengundang semua pihak tanpa harus merugikan rakyat kecil,” ucap Norman menambahkan.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

‎DPRD DKI Segel Operator Best Parking di Blok M Square Atas Dugaan Praktik Parkir Ilegal

‎Jakarta - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran...

Dinas Kesehatan DKI Beri Update Terbaru Kasus Hantavirus di Jakarta

‎Jakarta - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan DKI Jakarta Ani...

Java Jazz Festival 2026 Hadir di NICE PIK 2 dengan Layanan Shuttle Terintegrasi

Jakarta - myBCA International Java Jazz Festival 2026 akan...

Polantas Polda Sulbar Lakukan Pengaturan dan Edukasi Lalu Lintas Menyeluruh Bagi Warga

Mamuju, OPSI.ID - Satuan Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat...

321 WNA Kasus Judi Online Internasional Dipindah ke Kantor Imigrasi

JAKARTA, Opsi.id  — Sebanyak 321 warga negara asing (WNA)...

Wali Kota Wesly Rayakan Paskah Bersama ASN Pemko Pematangsiantar

Pematangsiantar, Opsi.id - Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK...

Kerja Keras Berbuah Manis, Tiga Pelajar Mamasa Wakili Indonesia di Kuala Lumpur Cup U16

Mamuju, OPSI.ID - Tiga pelajar asal Kabupaten Mamasa berhasil...

Berita Terbaru

Popular Categories