Politisi PDIP Beri Catatan Pembatalan PPKM Level 3 Libur Nataru

Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo meyakini pembatalan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 se-Indonesia pada Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) dilakukan setelah sebelumnya pemerintah mendengarkan masukan dan pertimbangan dari berbagai pihak, serta melakukan analisa situasi kekinian.

“Menjadi catatan, dengan kebijakan ini berarti PPKM tetap berlaku seperti semula dengan basis kinerja masing-masing. PPKM daerah sesuai tingkatan daerah masing-masing. Artinya masing masing daerah yang akan menjadi panglima pengendalian Covid di masa liburan Nataru nanti,” kata Rahmad dalam keterangan persnya, Rabu, 8 Desember 2021.

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, meskipun pemerintah telah memutuskan pembatalan level 3 pada saat liburan Nataru secara nasional, masyarakat harus tetap dihimbau agar tidak lengah dan terus meningkatkan kewaspadaan secara nasional terhadap ancaman gelombang ketiga 3 dengan cara terus mengetatkan protokol kesehatan serta meningkatkan program vaksinasi.

“Meskipun saat ini tingkat vaksinasi komplet sudah sampai 56 persen dan sudah lebih dari 70 persen secara nasional yang sudah divaksin tahap 1, namun jangan menjustifikasi bahwa kekebalan kita sudah kuat. Kita harus bercermin dari negara-negara di Eropa, meski vaksin sudah tinggi namun gelombang Covid terus mengintai. Karena itu tingkatkan vaksinasi serta protokol kesehatan wajib dan tidak boleh kendor,” ujarnya.

Rahmad mengingatkan, keputusan pembatalan PPKM level 3 secara nasional sebenarnya bersifat dinamis dan situasional. Artinya, kata Rahmad, melihat situasi global saat ini, terutama munculnya varian baru Omikron, bisa saja level PPKM dinaikkan.

“Bila dipandang perlu dan kondisi mengharuskan peningkatan level secara nasional, tentu akan kita dorong pemerintah agar bertindak dinamis, membuat aturan perubahan dengan peningkatan level secara nasional. Intinya kita tidak boleh kecolongan ancaman gelombang ketiga,” ujarnya.

Menambahkan catatannya, Rahmad merasa perlu mengimbau masyarakat agar tidak lengah, tidak eforia dan tetap waspada meskipun PPKM level 3 secara nasional telah dibatalkan.

“Kuncinya tetap waspada, jangan memaksakan ke luar kota pada liburan Nataru. Ingat, liburan nataru adalah ancaman gelombang ke tiga Covid-19. Menjadi tugas kita bersama untuk mengantisipasi gelombang ketiga,” kata dia.

Di sisi lain untuk capaian program vaksinasi mesti didorong terus guna meningkatkan imunitasi dan kekebalan kelompok. Akan tetapi, sekali lagi, kata Rahmad, meskipun di sampaikan bahwa kekebalan kita telah meningkat menyusul capaian vaksinasi, bukan berarti kita bebas, apalagi menganggap Covid sudah tidak ada.

“Covid masih bahaya, Covid masih mengancam! Karena itu kita tidak boleh terlena dengan kondisi kekebalan kita naik. Sekali lagi, lonjakan kasus Covid di beberapa negara di Eropa yang terjadi justru di saat vaksinasi lebih tinggi dari Indonesia, harus kita jadikan cermin,” tuturnya.

Terakhir, legislator dapil Jawa Tengah V itu mengatakan harapannya, pada saat liburan Nataru nanti, tempat-tempat seperti pusat perekonomian dan pariwisata tetap memperhatikan ketentuan sesuai level masing-masing.

“Yang penting tidak boleh eforia dan lengah, misalnya menampaung pengunjung melebihi kapasitas yang sudah ditentukan,” ucap Rahmad Handoyo.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Daftar Final Line Up Synchronize Fest 2026 Lengkap Sesuai Hari

Jakarta - Oktober 2026 akan menjadi bulan yang penuh...

Atiya Purnomo Persembahkan Lagu Sinarku Takkan Sirna

Jakarta - Di tengah semangat generasi muda Indonesia yang...

Grup Duo, DUA Rilis Single Let Go

Jakarta – Di tengah ramainya tren musik pop lokal,...

Melihat Lebih Dekat Fasilitas LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai, Milik Jakpro

Jakarta – PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro melakukan...

Pesan Tegas Rektor Unhas di Dies Natalis ke-70: Bersatu untuk Perkuat Unhas

Makassar, OPSI.ID - Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof. Jamaluddin...

Kejagung Sita Rp1,3 Triliun dalam Kasus Dugaan Korupsi Perkebunan di Kawasan Hutan Lampung

JAKARTA, Opsi.id  – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap perkembangan terbaru...

Jeirry Sumampow: Integritas Pemilu Dimulai dari Rekrutmen Penyelenggaranya

JAKARTA, Opsi.id  – Persoalan independensi dan integritas penyelenggara pemilu...

Kejagung Sebut Bukti Dugaan Pemerasan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Telah Lengkap

Jakarta — Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan penyidik telah menemukan...

Berita Terbaru

Popular Categories