Prabowo Dorong Kampus Jadi “Konsultan Pemda”

Antara Solusi Nyata dan Beban Struktural

Mendorong kampus menjadi mitra strategis pemda berarti menambah fungsi baru di luar tridharma perguruan tinggi.

Jika tidak dirancang dengan matang, kebijakan ini berpotensi menjadi beban administratif baru bagi dosen dan peneliti.

Apalagi, tidak semua kampus memiliki kapasitas sumber daya yang sama.

Kampus besar mungkin siap, tetapi perguruan tinggi di daerah dengan keterbatasan fasilitas bisa kewalahan.

Lebih jauh, muncul kekhawatiran soal independensi akademik. Ketika kampus terlalu dekat dengan kekuasaan lokal, apakah riset masih bisa objektif? Atau justru akan menyesuaikan dengan kepentingan politik daerah?

Masalah Lama, Solusi Baru?

Persoalan seperti pengelolaan sampah dan tata kota sejatinya bukan hal baru.

Banyak daerah sudah memiliki dinas teknis, konsultan, hingga program pemerintah pusat. Masalahnya sering kali bukan kekurangan ide, melainkan lemahnya implementasi dan tata kelola.

Di titik ini, pelibatan kampus bisa menjadi solusi—jika ditempatkan sebagai penguat kebijakan berbasis data, bukan sekadar “tambalan” atas kegagalan birokrasi.

BACA: Perguruan Tinggi di Jabar Rancang Prodi Inovatif Kolaborasi drengan Industri

Arahan Presiden agar program ini disusun lebih terstruktur menjadi krusial. Tanpa sistem yang jelas, kolaborasi ini berpotensi berjalan sporadis dan tidak berkelanjutan.

Tiga hal menjadi penentu, yakni struktur kerja sama yang jelas antara kampus dan pemda, insentif bagi akademisi, agar keterlibatan tidak menjadi kerja tambahan tanpa penghargaan. Batas peran, agar kampus tetap kritis dan independen

Ilmu Pengetahuan sebagai Motor, atau Alat Politik?

Di satu sisi, langkah ini bisa menjadi terobosan besar dalam menjadikan ilmu pengetahuan sebagai motor pembangunan.

Di sisi lain, jika tidak dijaga, kampus bisa terjebak menjadi alat legitimasi kebijakan pemerintah daerah. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Wabup Toba “Sentil” OPD: Jangan Cuma Rapat, Tindak Lanjuti!

Balige, Opsi.id — Suasana apel gabungan di halaman Kantor...

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal di Tepi Danau Toba, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

BALIGE, Opsi.id  – Seorang remaja berusia 18 tahun ditemukan...

Tiga Presiden Kompak Hadiri Pernikahan Putra Garibaldi Thohir, Jadi Momen Langka di Jakarta

JAKARTA, Opsi.id – Momen langka tersaji dalam resepsi pernikahan...

Sudaryono BGN Tutup 833 Dapur MBG, Ratusan Pegawai Ikut Kena Sanksi

JAKARTA, Opsi.id  – Badan Gizi Nasional (BGN) menutup 833...

Ilmuwan Korea Selatan Ciptakan Pakaian yang Bisa Memakai Sendiri dalam 10 Detik

SEOUL, Opsi.id  – Tim peneliti dari Korea Advanced Institute...

‎Komisi E DPRD DKI Minta Pramono Anung Segera Data Seluruh Sekolah, Jangan Tunggu Viral

‎Jakarta - Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang...

Nekat! Jembatan Ini Resmi Ambruk Sejak 2023, Tapi Masih Dilintasi Mobil Setiap Hari

YUNANI, Opsi.id  – Sebuah jembatan di wilayah Thessaly, Yunani,...

Bentrokan Berdarah di Matraman, Pramono Anung Serukan Kepala Dingin dan Jaga Jakarta

‎Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan duka...

Berita Terbaru

Popular Categories