Prabowo Ngaku Gak Anti Kritik, Singgung Caci Maki di Media Sosial

JAKARTA, Opsi.id – Presiden Prabowo Subianto buka suara soal derasnya kritik dan komentar publik terhadap pemerintah di media sosial.

Dalam program “Presiden Prabowo Menjawab”, Prabowo mengatakan dirinya tidak alergi terhadap kritik.

Ia menilai media sosial kini menjadi salah satu ruang pertarungan opini yang sulit dipisahkan dari perkembangan politik.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menjawab pertanyaan mengenai tingginya komentar publik di akun media sosialnya.

“Jangan kita sibuk oleh dendam, oleh kebencian. Caci maki kalau ada kekurangan, ayo kita perbaiki,” kata Prabowo, dalam dialog bersama sejumlah jurnalis dan pakar pada Selasa (15/9/2026) malam.

Prabowo Bicara soal 40 Persen Data Sintetis

Dalam dialog tersebut, muncul pembahasan mengenai aktivitas di media sosial, termasuk kemungkinan adanya akun atau konten yang tidak sepenuhnya berasal dari pengguna organik.

Prabowo menyebut berdasarkan data yang dia klaim telah ditelusuri, sekitar 40 persen data terkait dirinya disebut sintetis, sedangkan 60 persen lainnya disebutnya merupakan data riil.

“40% datanya semua tentang Pak Prabowo itu 40% selalu ada sintetisnya,” ujar Prabowo.

Namun, tidak dijelaskan secara rinci metodologi maupun sumber data yang digunakan untuk menghasilkan angka tersebut.

Prabowo kemudian mengatakan dirinya tetap percaya terhadap masyarakat Indonesia.

“Saya percaya bahwa rakyat kita tidak bodoh. Saya percaya sekali,” katanya.

Prabowo juga merespons kritik terhadap sejumlah program pemerintah yang dipimpinnya.

Ia menyebut beberapa kebijakan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, penguatan pertahanan dan penertiban tambang ilegal sebagai bagian dari agenda yang menurutnya ditujukan untuk kepentingan masyarakat.

“Karena yang saya lakukan itu hanya untuk kepentingan rakyat dan bangsa,” ujar Prabowo.

Ia kemudian mempertanyakan kritik terhadap sejumlah program tersebut.

“Salahnya apa kalau saya menghemat ratusan triliun, saya bisa perbaiki sekolah?” kata Prabowo.

Ia juga menyebut penguatan pertahanan diperlukan agar Indonesia tidak mudah diganggu serta mempertanyakan jika pemerintah menutup tambang-tambang ilegal.

Prabowo: Kalau Ada Kekurangan, Diperbaiki

Sebelumnya dalam dialog yang sama, Prabowo menyampaikan bahwa kritik tidak seharusnya berubah menjadi kebencian.

Menurut dia, energi masyarakat dan pemerintah sebaiknya diarahkan pada upaya memperbaiki kekurangan.

“Kalau ada kekurangan ayo kita perbaiki,” ujar Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung pentingnya evaluasi terhadap pemerintahan menjelang dua tahun masa kepemimpinannya.

Ia mengatakan evaluasi terhadap tim pemerintahan terus dilakukan.

Jika nantinya terjadi pergantian atau reshuffle, menurut Prabowo, salah satu pertimbangannya adalah menempatkan orang sesuai kompetensi dan kebutuhan.

“The right man in the right place,” kata Prabowo ketika menjelaskan prinsip yang digunakan dalam penataan pemerintahan. []

Baca juga: Prabowo Puji Pramono Anung: “Saya Harus Akui, Anda Gubernur Hebat”

Baca juga: Dipecat Prabowo, Purbaya: Tidak Mau Jadi Pejabat Lagi, Mending Pergi Mancing

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Penumpang Malaysia Bawa Emas 5,25 Kg Tanpa Dokumen, Digagalkan Bea Cukai di Kertajati

Majalengka – Upaya membawa keluar negeri emas batangan senilai...

Vokalis Muhammad Irfan Resmi Mengundurkan Diri dari Band Govinda

Jakarta - Grup musik pop-rock terkemuka tanah air, Govinda,...

Burhanuddin Muhtadi: Potensi Gibran Mundur Kecil, Bola Panas Putusan MK Bisa Mengarah ke DPR

JAKARTA, Opsi.id — Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perkara...

ITPLN dan UTP Malaysia Bangun Jembatan Akademik Global, Perdalam Riset Transisi Energi

Jakarta – Institut Teknologi PLN (ITPLN) menerima mahasiswa Universiti...

Siam Cement Group (SCG) Catat Pertumbuhan Penjualan Tertinggi di ASEAN pada Q2-2026

Jakarta – Siam Cement Group (SCG) mencatat kinerja operasional...

Tampil di Piko Fest Makassar, Rumahsakit Kurasi 2 Band Lokal

MAKASSAR, OPSI.ID -- Band indie legendaris asal Jakarta, rumahsakit,...

Stevan Pasaribu dan Andi Rianto Rilis Single Kolaborasi Berjudul Siapa yang Tahan

Jakarta - Dinamika hubungan interpersonal kembali diangkat ke dalam...

Indro Warkop Siap Tampil di Synchronize Fest 2026, Rayakan Karya Musik Warkop DKI

Jakarta - Ada yang mengejutkan Indro ketika ia berdiri...

Berita Terbaru

Popular Categories