‎Pramono Resmikan Bedah Rumah Korban Kebakaran di Mampang, Kolaborasi CSR dan Baznas Kumpulkan Dana Rp960 Juta

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan program bedah rumah bagi warga terdampak kebakaran di Jalan Bangka III, Kelurahan Pela Mampang, Selasa, 21 Juli 2026.

‎Menurutnya, program tersebut menjadi contoh penanganan pascabencana yang tidak hanya memulihkan bangunan, tetapi juga menghadirkan solusi melalui kolaborasi pemerintah, Baznas Bazis DKI Jakarta, dan dunia usaha.

‎Pramono menjelaskan, pembangunan kembali permukiman bermula dari usulan Anggota DPRD DKI Jakarta Ahmad Yani setelah kebakaran terjadi.

‎”Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI kemudian mengoordinasikan dukungan dari Baznas Bazis serta perusahaan melalui program tanggung jawab sosial (CSR) hingga proses pembangunan dapat direalisasikan,” kata Pramono usai peresmian bedah rumah di Jakarta Selatan pada Selasa, 21 Juli 2026.

‎Adapun total anggaran yang digunakan untuk program bedah rumah mencapai sekitar Rp960,3 juta untuk membangun kembali 16 rumah yang dihuni 22 kepala keluarga atau 60 jiwa.

‎Politisi senior PDI Perjuangan (PDIP) itu, menyebutkan sebagian besar pembiayaan berasal dari PT Malahayati Nusantara Raya, sementara Baznas Bazis DKI Jakarta turut memberikan kontribusi sebesar Rp360 juta.

‎Pramono menilai hasil pembangunan menunjukkan sinergi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan mampu menghadirkan hunian yang lebih layak bagi warga terdampak.

‎Ia menilai model kerja sama tersebut efektif, karena mempercepat pemulihan sekaligus meringankan beban masyarakat setelah bencana.

‎Ke depan, ujar Pramono, Pemprov DKI Jakarta akan melanjutkan program bedah rumah dengan pola serupa.

‎Ia menyebutkan, sejumlah badan usaha milik daerah dan badan usaha milik negara, seperti PAM Jaya, Dharma Jaya, Pertamina, Pegadaian, serta perusahaan lain, akan terus didorong berpartisipasi melalui program CSR untuk memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

‎Pramono Anung berharap keberhasilan kolaborasi lintas sektor ini dapat dijadikan role model penyelesaian persoalan sosial di Jakarta.

‎”Pemerintah, lembaga sosial, dan dunia usaha dapat bergerak bersama menghadirkan solusi yang cepat dan berdampak langsung bagi warga,” kata Pramono Anung. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Pardamean Sihombing Gugat UU PDP, Saksi Bongkar Kebingungan Saat Data Pribadi Bocor

JAKARTA, Opsi.id  — Persoalan perlindungan data pribadi di Indonesia...

Sambut Mahasiswa Baru, Rektor Unhas Tekankan Budaya Prestasi dan Hapus Citra Anarkis

Makassar, OPSI.ID - Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Jamaluddin...

Pemprov DKI Jakarta Perkuat Transformasi Pengelolaan Sampah, Pekerja Informal Dapat Perlindungan Sosial

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan komitmennya...

Iqbaal Ramadhan Isi OST Film Operasi Pesta Copet Lewat Lagu Kita Melawan Dunia

Jakarta - Nama Iqbaal Ramadhan kembali mencuat, bukan hanya...

Iqbal Aria Hadirkan Nuansa Retro Pop di Single Takkan Ada

Jakarta - Musisi muda Iqbal Aria kembali hadir dengan...

‎Bank Jakarta Siapkan Pengalaman Baru untuk The Jakmania, Bukan Sekadar Sponsorship Persija

‎Jakarta - Kolaborasi Bank Jakarta dengan Persija Jakarta tidak...

Berita Terbaru

Popular Categories