Presiden Jokowi Bakal Reshuffle Kabinet pada Rabu Pon 8 Desember Ini?

Jakarta – Mencuat desas-desus reshuffle Kabinet Indonesia Maju akan dilakukan pada Rabu Pon 8 Desember 2021. Isu ini kian menguat dengan adanya pergantian tongkat kepemimpinan Panglima TNI dari Marsekal Hadi Tjahjanto ke Jenderal Andika Perkasa, serta Partai Amanat Nasional (PAN) yang bergabung ke koalisi pendukung pemerintah Jokowi-Ma`ruf Amin.

Dari isu yang berembus, sejumlah kursi kementerian bakal dikocok ulang, ada yang diisi nama baru. Hadi Tjahjanto sempat santer dikabarkan bisa menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) atau Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam).

Terkini, kursi wakil Menteri ESDM yang sudah disiapkan Jokowi lewat perpres baru pun disebut-sebut sangat berkaitan dengan isu reshuffle yang dilakukan dalam waktu dekat.

Merujuk pada kebiasaan Presiden Jokowi dalam reshuffle, hari Rabu tanggal 8 adalah Rabu Pon. Mungkinkah Presiden Jokowi mengumumkan reshuffle dalam waktu dekat ini?

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menjawab sambil setengah bergurau.

“Reshuffle? Saya tanya tokek Istana dulu,” ujar Arsul kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 29 November 2021.

Arsul menambahkan, berdasarkan pengalamannya, informasi perombakan kabinet jarang dikomunikasikan oleh Presiden Jokowi. Bahkan, tidak diketahui oleh para pimpinan partai politik.

“Kemarin-kemarin selama Pak Jokowi ya itu tidak pernah diomongkan, termasuk dengan pimpinan partai politik jauh-jauh hari enggak pernah,” kata Arsul Sani.

Menurutnya, pemberitahuan perombakan kabinet kepada parpol koalisi pemerintah baru dilakukan Jokowi minimal dua hari sebelum hari-H. Kata Arsul, pemberitahuan itu tidak secara menyeluruh, melainkan hanya kepada partai-partai tertentu.

“Jadi kalau dalam waktu yang sangat dekat, sangat dekat itu bisa 2 x 24 jam itu baru bisa presiden memberitahukan. Itu pun terkait dengan dari partai politik yang bersangkutan. Tapi kalau terkena reshuffle itu dari partai menteri dari partai A, ya, partai B enggak diajak,” ujar Arsul Sani. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Pameran Budaya Pancasila 2026 di Mamuju Resmi Digelar

Mamuju, OPSI.ID - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat...

Bus Halmahera Terbalik Keluar Tol JMKT, 4 Penumpang Tewas

SERDANG BEDAGAI, Opsi.id  — Satu unit Bus Halmahera BK...

Bali Tuan Rumah Red Bull Cliff Diving World Series 2026

BALI, Opsi.id  — Musim ke-17 Red Bull Cliff Diving...

Dirreskrimum Polda Sulsel Diganti, Ini Sosok Penggantinya

Makassar, OPSI.ID - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Djuhandhani...

Reynaldo Bryan Dorong HIPMI Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional

JAMBI, Opsi.id  — Reynaldo Bryan mendorong transformasi Himpunan Pengusaha...

Ariel NOAH Rilis Single Ancika untuk OST Dilan ITB 1997

Jakarta - Ariel NOAH kembali menyapa penggemar dengan karya...

‎Deklarasi Gerakan Pilah Sampah, Pramono Anung Jadikan Rasuna Said Simbol Transformasi Kota

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Pencanangan...

Berita Terbaru

Popular Categories