Sudah Tertangkap, Nine Lives Justru Ditembak
Namun, akhir kisah kucing legendaris itu justru memicu kontroversi.
Setelah berhasil ditangkap, Nine Lives tidak dipindahkan ke kebun binatang atau tempat penangkaran.
Tim penangkap akhirnya menembaknya secara manusiawi karena dianggap menjadi ancaman terhadap satwa liar endemik yang terancam.
Keputusan tersebut menuai reaksi dari pencinta kucing.
Sebagian mempertanyakan mengapa kucing tersebut tidak dipelihara di tempat tertutup setelah berhasil ditangkap.
Ada pula yang berpendapat Nine Lives seharusnya diberi kesempatan hidup di kebun binatang atau kawasan khusus karena telah menjadi bagian dari kisah konservasi di Purerua.
Di sisi lain, para konservasionis menghadapi pertimbangan berbeda. Jika Nine Lives kembali lolos, ancaman terhadap satwa asli yang rentan dianggap terlalu besar.
Kini, isi perut Nine Lives akan diperiksa untuk mengetahui lebih jauh satwa apa saja yang menjadi mangsanya.
Tubuh kucing tersebut juga akan diawetkan sebagai bagian dari dokumentasi kisahnya. []
Baca juga: Selada Berwajah Aktor Jepang Tatsuya Fujiwara Viral, Jadi Cara Unik Kurangi Limbah Makanan
Baca juga: Wanita Jepang Ditangkap Usai Pesan 2.000 Produk Manga Senilai Rp400 Miliar, Tak Pernah Dibayar


