DPR Ingatkan WNI yang Gabung Tentara Asing Bisa Kehilangan Status Kewarganegaraan

Jakarta, OPSI.ID – Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mengingatkan bahwa warga negara Indonesia (WNI) dapat kehilangan status kewarganegaraannya apabila terbukti secara sukarela bergabung sebagai anggota militer negara asing.

Pernyataan tersebut disampaikan TB Hasanuddin menanggapi informasi mengenai dugaan delapan WNI yang direkrut menjadi tentara bayaran Rusia.

Menurutnya, keputusan seseorang bergabung dengan militer negara lain umumnya dilakukan secara sadar.

Faktor ekonomi disebut menjadi salah satu alasan yang paling mungkin melatarbelakangi keputusan tersebut.

“Begini ya, rekrutmen itu biasanya terbuka. Biasanya negara-negara maju itu menawarkan, mau masuk atau tidak menjadi prajurit negara mereka, begitu ya. Saya yakin ini dengan kesadaran sendiri. Pada umumnya tujuannya ekonomi, komersial lah,” ujar TB Hasanuddin, Selasa (1/9).

Selain alasan finansial, ia mengatakan terdapat kemungkinan seseorang bergabung dengan militer asing karena memiliki kepentingan lain.

Salah satunya adalah keinginan memperoleh kewarganegaraan negara tersebut setelah cukup lama tinggal dan bekerja di sana.

“Ya pada umumnya komersial. Atau ada tujuan lain, misalnya dia bekerja di sana sudah cukup lama kemudian ingin menjadi warga negara, salah satu jalan yang cepat itu adalah masuk menjadi prajurit setempat, begitu,” tuturnya.

TB Hasanuddin kemudian menyoroti konsekuensi hukum dari keputusan tersebut. Ia mengingatkan WNI perlu memahami bahwa bergabung dengan angkatan bersenjata negara lain dapat menyebabkan kewarganegaraan Indonesianya gugur.

Menurut dia, sebagian orang mungkin sudah mengetahui konsekuensi tersebut sebelum mengambil keputusan.

Namun, ada pula yang tetap memilih menjadi prajurit negara asing meski memahami risikonya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Polisi Tangkap Pria Terduga Perusak Bus Persib U-18 di Tol Batang-Semarang

Batang, OPSI.ID - Polisi menangkap seorang pria berinisial BPA...

Timnas Putri U-17 Indonesia Sempurna di Kualifikasi, Tiket Piala Asia 2027 dalam Genggaman

Jakarta, OPSI.ID - Timnas Putri U-17 Indonesia memastikan tiket...

Bus Persib U-18 Dirusak di Rest Area Batang, Potensi Sanksi untuk Persija Jadi Sorotan

Batang, OPSI.ID - Rombongan Persib U-18 dilaporkan mengalami penyerangan...

Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan PIKI Gelar Strategic PCI Meeting 2026

Jakarta - Kompleksitas kasus Penyakit Jantung Koroner (PJK) di...

Puan Minta Optimalkan Penanganan Darurat Banjir Padang: Keselamatan Warga yang Utama

Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan keprihatinan...

Analisis: UU Satu Data Indonesia Jadi Solusi atau Bencana

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

BP Tapera dan HIMPERRA Perkuat Realisasi FLPP Perumahan, Genjot Target 350.000 Unit pada 2026

Jakarta - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)...

Pramono Anung: Pemprov DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas Bank Jakarta dan PAM Jaya

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemerintah...

Berita Terbaru

Popular Categories